Hotel Kabul Favorit Pebisnis China Diguncang Ledakan dan Tembakan, Orang-orang Panik
Selasa, 13 Desember 2022 - 10:14 WIB
loading...
A
A
A
Emergency NGO, organisasi non-pemerintah yang mengoperasikan rumah sakit hanya 1 km dari lokasi ledakan, mengatakan telah menerima 21 korban, termasuk tiga orang tewas pada saat kedatangan.
Tidak disebutkan apakah mereka yang tewas adalah warga sipil atau terlibat dalam serangan itu.
Seorang juru bicara polisi Kabul mengatakan tiga penyerang tewas dan satu tersangka ditangkap, menyalahkan serangan itu pada apa yang polisi sebut sebagai "elemen nakal".
"Semua tamu hotel telah diselamatkan dan tidak ada orang asing yang tewas. Hanya dua tamu asing yang terluka ketika mereka melemparkan diri dari lantai atas," kata juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid di Twitter, seperti dikutip AFP, Selasa (13/12/2022).
ISIS mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa dua personelnya menyerang sebuah hotel besar yang sering dikunjungi oleh diplomat dan pengusaha China di Kabul. "Mereka meledakkan dua alat peledak yang disembunyikan di dalam dua tas," kata kelompok tersebut.
Salah satu dari dua milisi, yang diidentifikasi ISIS sebagai Abu Umar dan Abdul Jabbar, melemparkan granat tangan ke petugas Taliban. Sementara yang lain mulai meledakkan alat peledak dan menembaki tamu hotel.
Tidak disebutkan apakah mereka yang tewas adalah warga sipil atau terlibat dalam serangan itu.
Seorang juru bicara polisi Kabul mengatakan tiga penyerang tewas dan satu tersangka ditangkap, menyalahkan serangan itu pada apa yang polisi sebut sebagai "elemen nakal".
"Semua tamu hotel telah diselamatkan dan tidak ada orang asing yang tewas. Hanya dua tamu asing yang terluka ketika mereka melemparkan diri dari lantai atas," kata juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid di Twitter, seperti dikutip AFP, Selasa (13/12/2022).
ISIS mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa dua personelnya menyerang sebuah hotel besar yang sering dikunjungi oleh diplomat dan pengusaha China di Kabul. "Mereka meledakkan dua alat peledak yang disembunyikan di dalam dua tas," kata kelompok tersebut.
Salah satu dari dua milisi, yang diidentifikasi ISIS sebagai Abu Umar dan Abdul Jabbar, melemparkan granat tangan ke petugas Taliban. Sementara yang lain mulai meledakkan alat peledak dan menembaki tamu hotel.
Lihat Juga :