Pakar: Turki Tes S-400 Rusia dengan Jet F-16 AS untuk Tahu Kelemahannya

Jum'at, 10 Juli 2020 - 15:02 WIB
loading...
Pakar: Turki Tes S-400...
Jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat yang dioperasikan Turki jadi objek tes sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia pada November 2019. Foto/The Drive
A A A
MOSKOW - Seorang pakar militer era Soviet mengatakan tujuan Turki melakukan tes sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia dengan jet-jet tempur buatan Amerika Serikat (AS) adalah untuk mengetahui kelemahan dari senjata pertahanan tersebut.

Pensiunan Letnan Jenderal Alexander Luzan, mantan Wakil Komandan Pasukan Pertahanan Udara Angkatan Darat Soviet, mengatakan uji coba itu memungkinkan militer Ankara untuk mempelajari secara spesifik penggunaan surface-to-air missiles (SAMs) Rusia.

Tes juga mengevaluasi efektivitas sistem rudal tersebut. Juga, menurut Luzan, militer Turki memperkirakan kelemahannya. Media-media internasional sebelumnya melaporkan bahwa tentara Turki telah memulai pengujian baru sistem rudal anti-pesawat s-400 terhadap pesawat tempur F-16 dan F-4 buatan Amerika Serikat di pangkalan udara Murted. (Baca: Terkonfirmasi, Turki Tes S-400 Rusia dengan Jet Tempur Buatan AS )

Uji coba itu berlangsung November 2019 dan dikonfirmasi baru-baru ini oleh sumber intelijen yang memiliki koneksi dengan industri pertahanan Ankara.

"Selama pengujian sistem rudal anti-pesawat s-400, militer Turki mendeteksi pesawat dan melakukan apa yang disebut peluncuran elektronik pada mereka. Ini memungkinkan Anda untuk secara bersamaan mempelajari fitur-fitur aplikasi, mengevaluasi keefektifan, dan mungkin tujuan lain adalah menemukan titik lemah dari sistem," kata Luzan seperti dikutip FN News, Jumat (10/7/2020).

Pemerintah maupun militer Turki tidak pernah bersedia mengonfirmasi uji coba senjata pertahanan yang dibeli dari Moskow tersebut. Namun, media Turki telah merilis video dari uji coba tersebut. (Baca juga: Turki Juga Tes S-400 Rusia terhadap Jet Siluman F-35 dan F-22 AS )

Pada September 2017, Rusia menandatangani kontrak senilai USD2,5 miliar untuk memasok sistem pertahanan rudal S-400 kepada Turki. Batch pertama dikirim ke Ankara pada Juli 2019, meskipun ada protes dari NATO bahwa senjata pertahanan itu akan merusak sistem pertahanan NATO, di mana Ankara merupakan anggota dari aliansi tersebut.

Amerika Serikat secara resmi mengusir Turki dari program multinasional jet tempur siluman F-35 karena membeli sistem pertahanan rudal S-400 pada Juli 2019. Namun, pabrikan Turki sejauh ini masih memasok suku cadang untuk jet tempur canggih tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved