CCL: Ukraina Cinta Damai, Tapi Tidak Dicapai dengan Meletakkan Senjata
Minggu, 11 Desember 2022 - 11:49 WIB
loading...
A
A
A
Karena pemboman infrastruktur energi Ukraina oleh Rusia, kepada AFP, Matviichuk mengaku harus menulis pidato penerimaan Nobelnya dengan cahaya lilin.
Dalam sembilan bulan sejak dimulainya invasi Rusia, CCL telah mendokumentasikan lebih dari 27.000 kasus dugaan kejahatan perang, yang katanya "hanya puncak gunung es".
"Perang mengubah orang menjadi angka. Kita harus merebut kembali nama semua korban kejahatan perang," katanya dalam pidatonya, suaranya diliputi dengan emosi.
Di Balai Kota Oslo, Norwegia, yang dihias dengan bunga merah Siberia, Matviichuk menegaskan kembali seruannya untuk pengadilan internasional guna menghakimi Putin, sekutunya Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dan penjahat perang lainnya.
Baca: Jet Tempurnya Dihantam Drone Iran, Pilot Ukraina Selfie Wajah Penuh Darah
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberi selamat kepada Matviichuk, CCL dan semua pembela hak asasi manusia, mencatat bahwa upacara tersebut berlangsung pada Hari Hak Asasi Manusia Internasional.
Dalam sembilan bulan sejak dimulainya invasi Rusia, CCL telah mendokumentasikan lebih dari 27.000 kasus dugaan kejahatan perang, yang katanya "hanya puncak gunung es".
"Perang mengubah orang menjadi angka. Kita harus merebut kembali nama semua korban kejahatan perang," katanya dalam pidatonya, suaranya diliputi dengan emosi.
Di Balai Kota Oslo, Norwegia, yang dihias dengan bunga merah Siberia, Matviichuk menegaskan kembali seruannya untuk pengadilan internasional guna menghakimi Putin, sekutunya Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dan penjahat perang lainnya.
Baca: Jet Tempurnya Dihantam Drone Iran, Pilot Ukraina Selfie Wajah Penuh Darah
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberi selamat kepada Matviichuk, CCL dan semua pembela hak asasi manusia, mencatat bahwa upacara tersebut berlangsung pada Hari Hak Asasi Manusia Internasional.
Lihat Juga :