Sumber Orang Dalam Ungkap Daftar Hitam Rahasia Twitter

Sabtu, 10 Desember 2022 - 00:01 WIB
loading...
A A A
Weiss mencatat alat tersebut bahkan digunakan untuk membatasi jangkauan akademisi, termasuk Dr Jay Bhattacharya dari Universitas Stanford, yang menimbulkan kontroversi setelah menantang keefektifan penguncian Covid-19 dan mandat pandemi lainnya.

Dia berakhir di "Daftar Hitam Tren" Twitter, menjaga postingannya keluar dari bagian trending situs itu, menurut dokumen tersebut.

Namun, di atas moderator umum adalah "grup rahasia" lain yang menangani masalah terkait "pengikut tinggi", "kontroversial", dan pengguna terkenal lainnya.

Dikenal sebagai "Kebijakan Integritas Situs, Dukungan Eskalasi Kebijakan," tim tersebut termasuk eksekutif tingkat tinggi seperti mantan Kepala Hukum, Kebijakan, dan Kepercayaan Vijaya Gadde, Kepala Kepercayaan dan Keamanan Global Yoel Roth, serta CEO Jack Dorsey dan Parag Agrawal.

Dalam satu contoh penting, tim moderasi tingkat atas terlibat dalam keputusan untuk berulang kali menangguhkan akun Libs of TikTok, yang secara rutin memposting materi yang mengejek kaum liberal dan progresif, dan telah mengumpulkan lebih dari 1,4 juta follower.

Sementara akun tersebut diberi tahu bahwa itu telah melanggar kebijakan Twitter terhadap "perilaku kebencian", memo internal perusahaan yang diedarkan pada Oktober mengakui akun tersebut tidak "secara langsung terlibat dalam perilaku yang melanggar kebijakan Perilaku Kebencian".

Grup “Kebijakan Integritas Situs” mengambil argumen baru, alih-alih mengatakan wanita yang menjalankan akun Libs of TikTok, Chaya Raichik, "mendorong pelecehan online."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Korut Lipat Gandakan...
Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!
Rekomendasi
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
Menko Polkam Ungkap...
Menko Polkam Ungkap 8,8 Juta Orang Terlibat Judi Online
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved