AS Ketir-ketir Disalip China soal Jumlah Hulu Ledak Nuklir pada ICBM

Jum'at, 09 Desember 2022 - 09:11 WIB
loading...
A A A
Staf itu menambahkan bahwa anggota Parlemen dari Partai Republik yang menulis kepada Richard dari STRATCOM sangat mendorong pemerintah untuk bekerja melalui masalah klasifikasi terkait untuk memberikan pemberitahuan tidak rahasia yang diarahkan oleh undang-undang dan memastikan publik mendapat informasi sebanyak mungkin mengenai ancaman nuklir China yang berkembang.

Namun, Lewis meremehkan fakta bahwa Beijing kemungkinan memiliki rasio hulu ledak per ICBM yang lebih tinggi daripada Washington.

“Tidak masalah karena AS dapat menempatkan banyak hulu ledak di ICBM daratnya, kami hanya memilih untuk tidak melakukannya,” katanya.

“Anda benar-benar harus menghitung ICBM dan [rudal balistik yang diluncurkan kapal selam] secara bersamaan. Dan begitu Anda melakukannya, jumlah kami jauh lebih tinggi daripada mereka. Ini seperti gimmick akuntansi.”

AS memiliki 1.389 hulu ledak nuklir dengan total 665 ICBM yang dikerahkan, rudal balistik yang diluncurkan kapal selam, dan pesawat pengebom berat pada September 2021, menurut Layanan Riset Kongres.

Henry Sokolski, direktur eksekutif Pusat Pendidikan Kebijakan Nonproliferasi, mempertanyakan apakah AS dapat mempertahankan keunggulan numeriknya yang sangat besar terhadap persenjataan nuklir China jika Beijing melanjutkan laju modernisasi nuklirnya saat ini selain bersaing dengan persenjataan Rusia.

“Saya tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan sistem kami untuk mendapatkan 1.500 hulu ledak lagi di rudal kami,” kata Sokolski.

“Itu bisa memakan waktu cukup lama dan biayanya sangat mahal. Jika Anda menuju ke arah itu, apakah ada alasan untuk percaya bahwa pihak lain hanya akan menunggu sementara kita mengejar? Saya kira tidak demikian."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved