Lawan Ancaman China, AS Upgrade Rudal Patriot Taiwan Senilai Rp8,9 Triliun
Jum'at, 10 Juli 2020 - 10:44 WIB
loading...
Sistem pertahanan rudal Patriot Advanced Capability (PAC-3) Lokcheed Martin Amerika Serikat yang dioperasikan di Jepang. Foto/REUTERS
A
A
A
TAIPEI - Amerika Serikat (AS) telah menyetujui paket penjualan komponen untuk upgrade rudal surface-to-air Patriot senilai USD620 juta (lebih dari Rp8,9 triliun) kepada Taiwan . Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan pembelian terbaru misil oleh Taipei ini untuk melawan ancaman yang meningkat dari China .
Amerika Serikat, seperti kebanyakan negara lainnya, tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan. Namunm, Washington terikat oleh undang-undangnya untuk menyediakan pulau yang memerintah sendiri secara demokrasi itu dengan sarana untuk mempertahankan diri.
China, yang masih mengklaim pulau itu sebagai wilayahnya, secara rutin mencela penjualan senjata Amerika kepada Taiwan.
"Taiwan telah mengajukan pembelian komponen untuk upgrade rudal Patriot guna mendukung kehidupan operasionalnya selama 30 tahun," kata Departemen Luar Negeri AS dalam pengumumannya hari Kamis seperti dikutip Reuters, Jumat (10/7/2020). (Baca: Taiwan Tembakkan 2 Rudal, China Kirim Pesawat Perang )
Menurut departemen tersebut, Lockheed Martin akan menjadi kontraktor utama dan total perkiraan biaya adalah USD620 juta.
"Penjualan yang diusulkan ini melayani kepentingan nasional, ekonomi, dan keamanan AS dengan mendukung upaya berkelanjutan penerima untuk memodernisasi angkatan bersenjatanya dan untuk mempertahankan kemampuan pertahanan yang kredibel," kata Departemen Luar Negeri Amerika.
“Penerima akan menggunakan kemampuan ini sebagai pencegah terhadap ancaman regional dan untuk memperkuat pertahanan Tanah Air. Penerima tidak akan kesulitan menyerap peralatan ini ke dalam angkatan bersenjatanya," lanjut departemen tersebut.
Amerika Serikat, seperti kebanyakan negara lainnya, tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan. Namunm, Washington terikat oleh undang-undangnya untuk menyediakan pulau yang memerintah sendiri secara demokrasi itu dengan sarana untuk mempertahankan diri.
China, yang masih mengklaim pulau itu sebagai wilayahnya, secara rutin mencela penjualan senjata Amerika kepada Taiwan.
"Taiwan telah mengajukan pembelian komponen untuk upgrade rudal Patriot guna mendukung kehidupan operasionalnya selama 30 tahun," kata Departemen Luar Negeri AS dalam pengumumannya hari Kamis seperti dikutip Reuters, Jumat (10/7/2020). (Baca: Taiwan Tembakkan 2 Rudal, China Kirim Pesawat Perang )
Menurut departemen tersebut, Lockheed Martin akan menjadi kontraktor utama dan total perkiraan biaya adalah USD620 juta.
"Penjualan yang diusulkan ini melayani kepentingan nasional, ekonomi, dan keamanan AS dengan mendukung upaya berkelanjutan penerima untuk memodernisasi angkatan bersenjatanya dan untuk mempertahankan kemampuan pertahanan yang kredibel," kata Departemen Luar Negeri Amerika.
“Penerima akan menggunakan kemampuan ini sebagai pencegah terhadap ancaman regional dan untuk memperkuat pertahanan Tanah Air. Penerima tidak akan kesulitan menyerap peralatan ini ke dalam angkatan bersenjatanya," lanjut departemen tersebut.
Lihat Juga :