Tanpa Listrik dan Pemanas, Kiev Bakal Dilanda Musim Dingin 'Apokaliptik'

Kamis, 08 Desember 2022 - 20:16 WIB
loading...
Tanpa Listrik dan Pemanas,...
Tanpa listrik dan pemanas, Wali Kota Kiev Vitaly Klitschko memperingatkan skenario Kiev bakal dilanda musim dingin apokaliptik. Foto/Ilustrasi/CBC
A A A
KIEV - Wali Kota Vitaly Klitschko mengatakan serangan Rusia yang berkelanjutan di jaringan listrik Ukraina dapat membawa skenario "apokaliptik" di Kiev. Meski begitu ia tetap bersikeras bahwa pihak berwenang melakukan semua yang mereka bisa dan penduduk tidak perlu meninggalkan kota dulu.

“Kiev mungkin kehilangan pasokan listrik, air, dan panas. Kiamat mungkin terjadi, seperti di film-film Hollywood, ketika tidak mungkin tinggal di rumah mengingat suhu yang rendah,” kata Klitschko kepada Reuters yang dikutip dari Russia Today, Kamis (8/12/2022).

"Tapi kami berjuang dan melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan bahwa ini tidak terjadi," imbuhnya.

Mantan petinju itu mengakui bahwa "hampir 500" titik pemanas yang didirikan oleh pemerintah "tidak ada artinya" di kota berpenduduk lebih dari tiga juta orang. Warga harus menyiapkan persediaan makanan dan air darurat serta menyiapkan pakaian dan dokumen untuk segera berangkat jika pemanas sentral dimatikan.

Baca: Ukraina Klaim Serangan Drone di 3 Lapangan Udara Rusia

“Jika pasokan listrik terus tidak ada sementara suhu di luar tetap rendah, sayangnya kami terpaksa menguras air dari bangunan,” ujar Klitschko.

“Jika tidak, air dapat membekukan dan merusak seluruh jaringan pasokan air, dan bangunan akan menjadi tidak layak untuk digunakan lebih lanjut,” sambungnya.

Dia juga mengatakan tidak perlu mengungsi saat ini, karena kota hanya mengalami defisit listrik 20%.

Sementara itu, sebuah LSM yang mengkoordinasikan bantuan kemanusiaan di Kiev mengatakan kepada Newsweek bahwa seluruh jaringan listrik Ukraina dapat "runtuh dalam beberapa minggu" jika serangan berlanjut.

Baca: Pengadilan Rusia Keluarkan Perintah Penangkapan Wakil PM Ukraina

"Listrik bisa mati berpotensi selama berminggu-minggu," kata Michael Young dari Mercy Corps, membuat kota-kota besar hampir tidak dapat ditinggali selama empat bulan ke depan.

Rusia mulai menargetkan jaringan energi Ukraina pada Oktober, sebagai reaksi terhadap serangan provokatif Kiev terhadap infrastruktur sipil Rusia, termasuk Jembatan Crimea dan fasilitas energi. Hal itu dikatakan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kementerian Pertahanan di Moskow mengatakan serangan itu dimaksudkan untuk menurunkan kemampuan Kiev untuk mengangkut pasukan, serta senjata dan peralatan yang disalurkan ke Ukraina oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya, ke medan perang dengan kereta api.

Baca: Ukraina Diduga Invasi Balik Rusia, Penasihat Zelensky Ledek Moskow

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Berita Terkini
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Infografis
Ditolak AS dan Eropa,...
Ditolak AS dan Eropa, Mobil Listrik China Incar Asia Tenggara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved