Rusia Sangkal Punya Hubungan dengan Ekstremis Jerman yang Rencanakan Kudeta
Kamis, 08 Desember 2022 - 16:49 WIB
loading...
A
A
A
"Ini lebih merupakan masalah internal Jerman. Mereka sendiri telah menyatakan bahwa tidak ada diskusi tentang intervensi Rusia dalam bentuk apa pun," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan.
Penggerebekan besar-besaran yang dilakukan oleh polisi Jerman pada Rabu pagi menyebabkan penangkapan 25 orang yang diduga menjadi anggota sel teror sayap kanan yang berencana menggulingkan pemerintah.
Sekitar 3.000 petugas termasuk unit elit anti-teror ambil bagian dalam "serangan fajar" di lebih dari 130 properti, yang digambarkan media Jerman sebagai salah satu operasi anti-ekstremis terbesar dalam sejarah negara itu.
Baca: Sempat Menolak, Polandia Terima Rudal Patriot dari Jerman
Penggerebekan itu menargetkan tersangka anggota gerakan "Warga Negara Reich" (Reichsbuerger) yang diduga telah membuat persiapan konkret untuk secara paksa memaksa masuk ke parlemen Jerman dengan kelompok bersenjata kecil, menurut jaksa federal.
Penggerebekan besar-besaran yang dilakukan oleh polisi Jerman pada Rabu pagi menyebabkan penangkapan 25 orang yang diduga menjadi anggota sel teror sayap kanan yang berencana menggulingkan pemerintah.
Sekitar 3.000 petugas termasuk unit elit anti-teror ambil bagian dalam "serangan fajar" di lebih dari 130 properti, yang digambarkan media Jerman sebagai salah satu operasi anti-ekstremis terbesar dalam sejarah negara itu.
Baca: Sempat Menolak, Polandia Terima Rudal Patriot dari Jerman
Penggerebekan itu menargetkan tersangka anggota gerakan "Warga Negara Reich" (Reichsbuerger) yang diduga telah membuat persiapan konkret untuk secara paksa memaksa masuk ke parlemen Jerman dengan kelompok bersenjata kecil, menurut jaksa federal.
Lihat Juga :