Putin Disebut Berencana Kabur ke Venezuela Jika Rusia Kalah Perang
Kamis, 08 Desember 2022 - 13:11 WIB
loading...
A
A
A
Argentina dan Venezuela diduga menjadi pilihan utama bagi Putin untuk melarikan diri, tetapi China dipertimbangkan pada tahap awal pembicaraan.
"Seperti yang tersirat dari namanya [Bahtera Nuh], ini adalah tentang menemukan tanah baru di mana Anda dapat pergi jika menjadi sangat tidak nyaman di Tanah Air Anda," tulis Gallyamov.
"Rombongan pemimpin tidak mengecualikan bahwa dia akan kalah perang, kehilangan kekuasaan dan dia harus segera mengungsi ke suatu tempat."
Gallyamov, yang telah tinggal di pengasingan di Israel sejak 2018, mengatakan sumbernya mengatakan kepadanya bahwa Yury Kurilin, wakil presiden dan kepala staf perusahaan energi Rusia; Rosneft, adalah "orang di lapangan" yang membuat semua pengaturan untuk potensi evakuasi ke Venezuela.
"Di musim panas, dia secara resmi mengundurkan diri dari [Rosneft] dan sekarang mengabdikan dirinya sepenuhnya pada 'Bahtera Nuh'," tulis Gallyamov.
"Dia memiliki kewarganegaraan Amerika dan koneksi yang baik. Dia lulus dari Universitas Hayward di California [dan] bekerja di struktur BP, termasuk di posisi tinggi direktur urusan perusahaan."
"Seperti yang tersirat dari namanya [Bahtera Nuh], ini adalah tentang menemukan tanah baru di mana Anda dapat pergi jika menjadi sangat tidak nyaman di Tanah Air Anda," tulis Gallyamov.
"Rombongan pemimpin tidak mengecualikan bahwa dia akan kalah perang, kehilangan kekuasaan dan dia harus segera mengungsi ke suatu tempat."
Gallyamov, yang telah tinggal di pengasingan di Israel sejak 2018, mengatakan sumbernya mengatakan kepadanya bahwa Yury Kurilin, wakil presiden dan kepala staf perusahaan energi Rusia; Rosneft, adalah "orang di lapangan" yang membuat semua pengaturan untuk potensi evakuasi ke Venezuela.
"Di musim panas, dia secara resmi mengundurkan diri dari [Rosneft] dan sekarang mengabdikan dirinya sepenuhnya pada 'Bahtera Nuh'," tulis Gallyamov.
"Dia memiliki kewarganegaraan Amerika dan koneksi yang baik. Dia lulus dari Universitas Hayward di California [dan] bekerja di struktur BP, termasuk di posisi tinggi direktur urusan perusahaan."
Lihat Juga :