Rusia Respons Tawaran Jaminan Keamanan Macron
Rabu, 07 Desember 2022 - 21:24 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya Presiden Prancis Emmanuel Macron - setelah kunjungan ke Washington - pada hari Sabtu mengatakan bahwa NATO harus siap untuk menawarkan jaminan keamanan kepada Rusia sebagai bagian dari pembicaraan yang akan datang untuk mengakhiri konflik di Ukraina.
Rusia mengirimkan serangkaian proposal keamanan ke NATO dan Amerika Serikat (AS) pada Desember 2021, dengan Ryabkov memainkan peran kunci dalam pembicaraan tersebut. Moskow, antara lain, menuntut penarikan senjata ofensif NATO dari perbatasannya dan jaminan bahwa Ukraina tidak akan pernah bergabung dengan blok tersebut.
Pada bulan Januari, AS dan NATO menolak proposal itu, dengan mengatakan mereka hanya akan tertarik pada pembicaraan pengendalian senjata strategis. Sejak konflik di Ukraina meningkat pada bulan Februari, blok tersebut juga bergerak untuk memperluas keanggotaanya ke Swedia dan Finlandia.
Ryabkov mengatakan kebijakan ini akan mendapatkan tanggapan yang sesuai dari Rusia.
Baca: Pertimbangkan Ancaman Rusia, Jerman Adopsi Strategi Keamanan Baru
“Apakah negara-negara yang ingin bergabung dengan NATO membutuhkan itu? Mengapa? Ini pada akhirnya adalah pertanyaan yang harus mereka jawab. Kami akan menarik kesimpulan untuk diri kami sendiri, seperti yang telah kami lakukan sejauh ini,” tuturnya.
Rusia mengirimkan serangkaian proposal keamanan ke NATO dan Amerika Serikat (AS) pada Desember 2021, dengan Ryabkov memainkan peran kunci dalam pembicaraan tersebut. Moskow, antara lain, menuntut penarikan senjata ofensif NATO dari perbatasannya dan jaminan bahwa Ukraina tidak akan pernah bergabung dengan blok tersebut.
Pada bulan Januari, AS dan NATO menolak proposal itu, dengan mengatakan mereka hanya akan tertarik pada pembicaraan pengendalian senjata strategis. Sejak konflik di Ukraina meningkat pada bulan Februari, blok tersebut juga bergerak untuk memperluas keanggotaanya ke Swedia dan Finlandia.
Ryabkov mengatakan kebijakan ini akan mendapatkan tanggapan yang sesuai dari Rusia.
Baca: Pertimbangkan Ancaman Rusia, Jerman Adopsi Strategi Keamanan Baru
“Apakah negara-negara yang ingin bergabung dengan NATO membutuhkan itu? Mengapa? Ini pada akhirnya adalah pertanyaan yang harus mereka jawab. Kami akan menarik kesimpulan untuk diri kami sendiri, seperti yang telah kami lakukan sejauh ini,” tuturnya.
Lihat Juga :