Tak Hanya Teroris, Kelompok Neo Nazi Juga Jadikan Virus Corona Senjata
Jum'at, 10 Juli 2020 - 05:39 WIB
loading...
A
A
A
Khan mengatakan para ekstremis berusaha untuk "mengarusutamakan" narasi mereka "dengan satu-satunya tujuan menghasut kebencian, kekerasan, kekacauan publik dan gangguan dalam kohesi komunitas.
Dia mengutip cara para ekstrimis membahas teori konspirasi 5G tentang platform media sosial pinggiran seperti Telegram, dengan 50 tiang ditargetkan dan dirusak pada bulan April.
Pada bagian akhir, komisi itu menyerukan pemerintah untuk memasukkan "rencana yang jelas" untuk melawan ekstremisme selama pandemi virus Corona dan dalam krisis di masa depan, dan untuk strategi kontra-ekstremisme baru - dengan rincian tentang bagaimana mengatasi ekstremisme secara lokal - untuk dipublikasikan.
Sebelumnya dilaporkan kelompok-kelompok teroris telah memerintahkan para anggotanya untuk menggunakan Covid-19 sebagai senjata. Kelompok teroris, memerintahkan anggota mereka, khususnya anggota baru untuk menyebarkan Covid-19 di tempat-tempat umum. (Baca: Kelompok Teroris Perintahkan Anggotanya Jadikan Covid-19 sebagai Senjata )
Dia mengutip cara para ekstrimis membahas teori konspirasi 5G tentang platform media sosial pinggiran seperti Telegram, dengan 50 tiang ditargetkan dan dirusak pada bulan April.
Pada bagian akhir, komisi itu menyerukan pemerintah untuk memasukkan "rencana yang jelas" untuk melawan ekstremisme selama pandemi virus Corona dan dalam krisis di masa depan, dan untuk strategi kontra-ekstremisme baru - dengan rincian tentang bagaimana mengatasi ekstremisme secara lokal - untuk dipublikasikan.
Sebelumnya dilaporkan kelompok-kelompok teroris telah memerintahkan para anggotanya untuk menggunakan Covid-19 sebagai senjata. Kelompok teroris, memerintahkan anggota mereka, khususnya anggota baru untuk menyebarkan Covid-19 di tempat-tempat umum. (Baca: Kelompok Teroris Perintahkan Anggotanya Jadikan Covid-19 sebagai Senjata )
(ber)
Lihat Juga :