Rusia: AS Tidak Akan Berhasil Perpanjang Embargo Senjata Iran

Jum'at, 10 Juli 2020 - 02:36 WIB
loading...
Rusia: AS Tidak Akan...
Perwakilan tetap Rusia di PBB, Vasily Nebenzia. Foto/Sputnik
A A A
NEW YORK - Rancangan resolusi Amerika Serikat (AS) tentang perpanjangan embargo senjata PBB terhadap Iran tidak memiliki peluang untuk berhasil. Hal itu diungkapkan oleh perwakilan tetap Rusia di PBB, Vasily Nebenzia.

"Resolusi ini memiliki prospek yang sangat menyedihkan. Maksud saya, mereka tidak ada," kata Nebenzia dalam wawancara online seperti dilansir dari Sputnik, Jumat (10/7/2020).

Menurut diplomat itu, Rusia mengatakan kepada AS segera setelah yang negara adidaya itu mulai mengerjakan resolusi bahwa sama sekali tidak ada peluang untuk diadopsi.

"Penerapan resolusi semacam itu akan mengakhiri JCPOA. Jelas bahwa Iran tidak akan pernah menerima itu, dan memiliki hak untuk melakukannya," tambah Nebenzia.

Pada bulan Juni, AS memperkenalkan rancangan resolusi di Dewan Keamanan PBB untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Iran sebelum berakhir pada pertengahan Oktober mendatang. Rusia dan China telah menyuarakan sikap oposisi mereka terhadap rancangan resolusi itu. (Baca: Pompeo: Kegagalan Perpanjang Embargo Senjata Iran Membuat Dunia Dalam Bahaya )

Pada 2015, Iran menandatangani Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) bersama dengan China, Prancis, Jerman, Rusia, Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa. Perjanjian ini mengharuskan Iran untuk mengurangi program nuklirnya dan menurunkan cadangan uraniumnya dengan imbalan bantuan sanksi, termasuk pencabutan embargo senjata lima tahun setelah kesepakatan itu di adopsi. Pada 2018, AS menarik diri dari JCPOA dan memberlakukan sanksi yang keras terhadap Teheran. (Baca: AS Dorong Embargo Senjata Iran, Rusia: Kebijakan Mencekik Maksimum )

Dibawa kebijakan tekanan maksimum Iran, AS mencoba untuk mempertahankan sanksi embargo senjata meski telah keluar dari JCPOA. Selain Rusia dan China, Uni Eropa juga menolak rencana itu. (Baca: UE Tolak Usulan AS Perpanjang Embargo Senjata Iran )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved