Ilmuwan Laboratorium Wuhan Sebut Covid-19 Virus Buatan Manusia yang Didanai AS

Minggu, 04 Desember 2022 - 07:07 WIB
loading...
A A A
“Laboratorium asing tidak memiliki langkah-langkah kontrol yang memadai untuk memastikan biosafety, biosecurity, dan manajemen risiko yang tepat, yang pada akhirnya mengakibatkan kebocoran laboratorium di Institut Virologi Wuhan,” katanya dalam bukunya, yang dikutip secara eksklusif di surat kabar Inggris itu seperti dikutip dari New York Post, Minggu (4/12/2022).

Selama dua tahun terakhir, semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa virus itu bocor dari laboratorium.

Beberapa ahli percaya bahwa virus dapat lolos melalui ilmuwan yang terinfeksi atau pembuangan limbah yang tidak tepat dari fasilitas tersebut. Tedros Adhanom Ghebreyesus, kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan kepada seorang politikus Eropa bahwa dia khawatir virus itu keluar dari laboratorium dalam "kecelakaan besar" pada 2019, menurut sebuah laporan di Daily Mail awal tahun ini.

Huff adalah mantan wakil presiden EcoHealth Alliance, organisasi nirlaba berbasis di New York yang mempelajari penyakit menular. Kelompok tersebut telah mempelajari virus Corona yang berbeda pada kelelawar selama lebih dari satu dekade dengan dana dari National Institutes of Health, dan telah menjalin hubungan dekat dengan laboratorium Wuhan.

Baca: Protes Besar Pecah di Xinjiang, Massa Tuntut Lockdown Covid-19 Diakhiri

Huff, yang bekerja di EcoHealth Alliance dari 2014 hingga 2016, mengatakan bahwa organisasi nirlaba tersebut membantu laboratorium Wuhan menyusun metode terbaik yang ada untuk merekayasa virus Corona kelelawar buat menyerang spesies lain selama bertahun-tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!
Rekomendasi
Projo: Praperadilan...
Projo: Praperadilan Roy Suryo Tak Akan Batalkan Pokok Perkara
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved