Jet Pembom Paling Mematikan di Dunia Masuk Barisan, Rusia Dapat Tambahan Kekuatan

Rabu, 30 November 2022 - 20:40 WIB
loading...
Jet Pembom Paling Mematikan...
Rusia dapat tambahan kekuatan di tengah gencarnya invasi ke Ukraina dengan dikirimnya pesawat pembom Tu-22M3. Foto/Ruaviation
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin tidak menunjukkan tanda-tanda akan memperlambat invasinya ke Ukraina setelah salah satu pesawat pembom paling mematikan di dunia dikirim ke pasukannya.

Pesawat pembom Tu-22M3 yang diproduksi oleh Tupolev Aircraft Company telah diberikan kepada Angkatan Udara Rusia untuk digunakan di Ukraina.

Kantor berita Rusia, TASS melaporkan, awalnya diperkirakan pesawat itu tidak akan dibuat, tetapi rencana pengadaan negara berubah selama perang dan sekarang telah dikirimkan.

“Perusahaan Pesawat Tupolev telah mengirimkan pembom pembawa rudal Tu-22M3 terbaru ke penerbangan jarak jauh Angkatan Udara Rusia untuk operasi setelah perbaikan di bawah rencana pengadaan pertahanan," kata seorang juru bicara perusahaan seperti dilansir dari Daily Star, Rabu (30/11/2022).

Baca: Ukraina Dibanjiri Senjata Era Soviet dari Anggota NATO, Ini yang Terbaru

Pembom Tu-22M3 yang dikirim adalah model lama yang diperbaiki dan ditingkatkan untuk pertempuran dan 500 di antaranya akan dimodifikasi secara total.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved