Listrik Padam Terus Meluas, Wali Kota Kiev Peringatkan Potensi Evakuasi

Selasa, 29 November 2022 - 22:01 WIB
loading...
Listrik Padam Terus...
Seorang wanita bersama seekor anjing menunggu bus di jalan tanpa listrik setelah infrastruktur sipil kritis terkena serangan rudal Rusia, di Kiev, Ukraina, 23 November 2022. Foto/REUTERS/Valentyn Ogirenko
A A A
KIEV - Wali Kota Kiev Vitali Klitschko memperingatkan kemungkinan akan ada evakuasi sebagian dari ibu kota Ukraina.

Alasannya, pihak berwenang memperkirakan lebih banyak pemadaman listrik hingga tahun depan.

Selama beberapa pekan terakhir, serangan rudal Rusia telah menghancurkan jaringan listrik negara itu secara signifikan.

Dalam wawancara dengan outlet media RBK-Ukraina yang diterbitkan pada Senin (28/11/2022), Klitschko mengatakan setelah serangan rudal Rusia terbaru pada Rabu, otoritas Kiev berhasil memulihkan pasokan air dan memastikan semua bangunan tempat tinggal dipanaskan pada Sabtu pagi.

“Listrik untuk sebagian besar rumah juga sebagian besar pulih dalam beberapa hari,” ujar dia.

Baca juga: Militer China Usir Kapal Perang AS di Dekat Kepulauan Spratly

Namun, terlepas dari upaya pihak berwenang mencegah pemadaman listrik besar-besaran di seluruh kota, kota ini "mempersiapkan berbagai skenario".

Ketika diminta wartawan untuk mengomentari laporan di media Jerman tentang rencana darurat evakuasi, Klitschko menjawab, “Saya tidak mengesampingkan skenario terburuk. Tidak akan ada evakuasi penuh, mungkin hanya sebagian, tetapi Anda tidak bisa benar-benar menyebutnya evakuasi.”

Baca juga: Mantan Presiden Rusia: Aliansi AS-UE Menuju Perceraian yang Buruk

Dia menjelaskan, “Ini akan menjadi relokasi sementara dari kategori orang tertentu ke pinggiran di mana mungkin ada layanan.”

Namun, wali kota memperbarui seruan agar orang-orang pindah ke rumah musim panas mereka "di mana ada air dan perapian".

Klitschko juga mengakui sementara pihak berwenang di Kiev berharap dapat memulihkan infrastruktur energi yang rusak dalam hitungan pekan dengan bantuan peralatan Barat, “Kita harus bersiap menghadapi kenyataan bahwa pemadaman dapat berlanjut hingga musim semi.”

Rabu lalu, perwakilan tetap Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, mengklaim, “Kerusakan bangunan tempat tinggal dan korban sipil benar-benar terjadi karena pertahanan udara Ukraina, yang dikerahkan bukan di pinggiran kota, melainkan di pusat (kota).”

Dia kemudian mengutip contoh serangan rudal di satu bangunan tempat tinggal di kota Vyshgorod sebelumnya pada hari yang sama, yang merenggut nyawa tujuh warga sipil, menyebabkan puluhan orang lainnya terluka.

Nebenzia mengklaim, “Bangunan itu telah dihantam dengan rudal pertahanan udara Amerika yang dipasok ke Kiev.”

Pejabat Rusia telah membuat klaim serupa sebelumnya, menunjukkan sebagian besar rudal pertahanan udara Ukraina yang rusak menyebabkan korban sipil.

Menyusul putaran terakhir pengeboman udara di Ukraina, Kementerian Pertahanan Rusia bersikeras mereka tidak menyerang sasaran apa pun di Kiev.

Kremlin menyatakan pasukan Rusia hanya menyerang target yang terkait dengan kemampuan militer Ukraina.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Infografis
Ulet dan Tangguh, Wanita...
Ulet dan Tangguh, Wanita Palestina Jadi Wali Kota di Swedia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved