'Senjata Energi' Putin Akan Bunuh Lebih Banyak Orang di Eropa Dibanding Perang Ukraina

Minggu, 27 November 2022 - 11:04 WIB
loading...
Senjata Energi Putin...
Analisis terbaru mengatakan senjata energi Putin akan membunuh lebih banyak orang di Eropa dibanding Perang Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
BRUSSELS - Sebuah analisis terbaru menunjukkan akan lebih banyak orang yang meninggal di Eropa pada musim dingin ini karena "senjata energi" Vladimir Putin daripada yang tewas di medan perang Ukraina.

The Economist memodelkan pengaruh melonjaknya harga listrik terhadap kematian selama musim dingin dan menyimpulkan bahwa biaya energi saat ini kemungkinan besar akan menyebabkan 147.000 kematian tambahan jika musim dingin biasa.

Dalam musim dingin yang sangat keras bisa naik menjadi 185.000, tetapi bahkan jika itu adalah musim dingin yang ringan angkanya masih 79.000.

Sementara diperkirakan kematian di medan perang dalam perang sejauh ini sekitar 60.000, masing-masing hingga 30.000 untuk Rusia dan Ukraina.

Baca: Uni Eropa Siapkan Paket Sanksi Baru untuk Rusia

Model statistik The Economist mencakup semua negara Uni Eropa bersama Inggris, Norwegia, dan Swiss seperti dikutip dari The Telegraph, Minggu (27/11/2022).

Sebelum perang, Rusia memasok antara 40 dan 50 persen gas alam yang diimpor oleh UE.

Akibatnya, harga gas dan listrik perumahan melonjak.

Suhu musim dingin ini diharapkan tidak terlalu ekstrim, dibandingkan dengan beberapa dekade terakhir, dan juga diperkirakan akan menjadi musim flu biasa.

Model tersebut menemukan bahwa, jika cuaca rata-rata, kenaikan harga listrik sebesar 10 persen dikaitkan dengan kenaikan kematian sebesar 0,6 persen.

Hasil analisis itu juga menunjukkan bahwa Italia, yang memiliki populasi yang orang tua lebih banyak dan harga listrik yang sangat tinggi, akan mengalami kematian paling banyak.

Baca: Polusi Udara Bunuh 238.000 Orang di Eropa

Juga ditemukan bahwa Estonia dan Finlandia akan mengalami tingkat kematian tambahan yang besar pada musim dingin ini.

Inggris dan Prancis, setelah memperkenalkan batasan harga, akan lebih baik.

Dan, di Austria, yang memberlakukan batasan harga yang sangat murah hati, kematian musim dingin diperkirakan akan turun.

Model dampak biaya energi tinggi tidak memasukkan Ukraina.

Disebutkan bahwa, karena serangan Rusia terhadap infrastruktur, Ukraina akan menderita lebih banyak kematian warga sipil daripada negara mana pun dalam model tersebut.

Baca: Ukraina Dituding Curi Gas untuk Moldova, Gazprom Ancam Putus Pasokan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved