Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah

Minggu, 27 November 2022 - 00:45 WIB
loading...
Rudal Hantam Pangkalan...
Pasukan AS mendirikan pangkalan baru di Manbij, Suriah, 8 Mei 2018. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Satu pos militer Amerika Serikat (AS) di Suriah telah diserang roket, menurut Komando Pusat AS (CENTCOM). Pentagon mengutuk para penyerang yang belum teridentifikasi karena merusak "stabilitas yang diperoleh dengan susah payah" di kawasan itu.

Serangan rudal terjadi di tengah meningkatnya kekerasan antara Turki dan faksi Kurdi setempat.

“Setidaknya dua proyektil menargetkan pangkalan patroli AS di dekat kota al-Shaddadi di timur laut Suriah Jumat malam (25/11/2022),” ungkap CENTCOM mengatakan dalam pernyataan singkat, tanpa memberikan rincian tentang siapa yang mungkin melakukan serangan itu.

Baca juga: Palestina Peringatkan Dampak Kesepakatan Koalisi antara Netanyahu dan Ben-Gvir

Sementara militer AS tetap diam tentang jenis rudal yang digunakan dalam serangan itu, Pentagon mencatat "roket ketiga yang tidak ditembakkan" kemudian ditemukan oleh pasukan Kurdi di "lokasi asal".

Penemuan itu menunjukkan itu bukan serangan lintas batas dan proyektil ditembakkan dari lokasi yang relatif dekat.

"Serangan itu tidak mengakibatkan cedera atau kerusakan pada pangkalan atau properti koalisi," papar militer AS.

Juru bicara CENTCOM Joe Buccino menambahkan serangan semacam ini menempatkan pasukan koalisi dan penduduk sipil dalam risiko serta merusak stabilitas dan keamanan Suriah serta kawasan yang diperoleh dengan susah payah.

Serangan roket Jumat terjadi hanya beberapa hari setelah Pentagon menyuarakan "kekhawatiran mendalam" tentang aksi militer yang sedang berlangsung dari Ankara.

Pentagon mengklaim serangan Turki "secara langsung mengancam" personel AS yang ditempatkan di pangkalan lain di Suriah.

Berbicara sebelumnya pada Jumat, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan negaranya akan melanjutkan operasinya “tidak peduli dengan siapa teroris berkolusi.”

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar juga menanggapi peringatan AS. Dia bersikeras, "Tidak mungkin bagi kami untuk menyakiti pasukan koalisi atau warga sipil.

Menurut dia, satu-satunya misi Turki adalah mengejar kelompok teroris.

Turki meluncurkan Operasi Claw-Sword di Irak dan Suriah pekan lalu. Ankara melakukan serangan udara dan artileri terhadap kelompok Kurdi yang dianggapnya sebagai sel teroris sebagai pembalasan atas pemboman 13 November di Istanbul, yang menewaskan enam orang.

Washington telah lama bekerja sama dengan pejuang Kurdi di wilayah itu di bawah payung milisi Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

AS mempertahankan sekitar 900 tentara di timur laut Suriah meskipun bertahun-tahun ada keberatan dari pemerintah di Damaskus.

Seorang komandan SDF bersikeras Washington memiliki "kewajiban moral" untuk mencegah kemungkinan serangan darat oleh sekutu NATO-nya, Turki.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved