6 Fakta tentang Anwar Ibrahim, PM Baru Malaysia

Sabtu, 26 November 2022 - 21:02 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 1998, Anwar Ibrahim dipecat oleh sang mentor; PM Mahathir Mohamad setelah dituduh korupsi. Dia juga dituduh melakukan sodomi, tuduhan serius menurut hukum di Malaysia.

Dua tuduhan yang menjadi awal dari kejatuhan Anwar Ibrahim ini terjadi ketika dia terlibat perseteruan dengan Mahathir atas penanganan Malaysia dalam menghadapi krisis keuangan yang menerjang Asia.

Massa pendukung Anwar dari kelopok muslim Melayu tidak percaya dengan tuduhan itu. Mereka demo dan mendorong gerakan reformasi.

4. Dipenjara 2 Kali

Tuduhan korupsi dan sodomi telah menyebabkan Anwar Ibrahim dijebloskan ke penjara pada tahun 1999. Saat itu, Anwar menegaskan tidak bersalah dan dua tuduhan itu bermotivasi politik.

Dia dibebaskan tahun 2004 setelah Pengadilan Tinggi memutuskan bahwa tidak cukup bukti untuk menghukumnya.

Bebas dari penjara, Anwar Ibrahim rehat sejenak sebelum akhirnya kembali ke dunia politik. Pada Agustus 2008, dia terpilih sebagai pemimpin oposisi di Parlemen atau Dewan Rakyat.

Namun, pada tahun yang sama, dia lagi-lagi diterpa tuduhan sodomi. Anwar percaya tuduhan itu bertujuan untuk mendepaknya sebagai pemimpin oposisi.

Anwar dibebaskan sepenuhnya pada tahun 2012 oleh Pengadilan Tinggi. Anehnya, Pengadilan Tinggi membatalkan keputusan pembebasan Anwar dan menyebabkan dia harus dipenjara selama lima tahun pada tahun 2015.

Anwar lagi-lagi membantah tuduhan itu. Dia kemudian menerima pengampunan penuh dari Raja Malaysia atas lobi Mahathir Mohamad kala itu. Dia bebas setelah menjalani masa hukuman selama tiga tahun penjara.

5. Tokoh Oposisi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Macron Tiba di Suriah,...
Macron Tiba di Suriah, Pemimpin Barat Pertama Berkunjung Setelah Tumbangnya Rezim Assad
Rekomendasi
Messi Gagal Penalti,...
Messi Gagal Penalti, Argentina Kena Mental dan Tertinggal 0-1 dari Mesir
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved