Ibu-ibu Tentara Rusia Menantang Vladimir Putin: Undang Kami, Jawab Pertanyaan Kami!

Jum'at, 25 November 2022 - 22:47 WIB
loading...
A A A
Putranya yang berusia 20 tahun saat ini sedang menjalani wajib militer dan dia ingin memastikan putranya tidak akan dikirim ke Ukraina.

Tsukanova melakukan perjalanan 900 km dari kota Samara di sungai Volga dengan harapan bisa terlihat di Kremlin.

"Saya tidak sendiri. Undang kami, Vladimir Vladimirovich, jawab pertanyaan kami!" katanya, mengacu pada nama depan dan tengah presiden.

Para analis mengatakan kemarahan atas nasib orang-orang yang dimobilisasi, yang berisiko berubah menjadi ketidakpuasan nyata, telah menempatkan Kremlin dalam posisi yang tidak nyaman.

Sementara pihak berwenang telah melancarkan tindakan keras yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap perbedaan pendapat politik saat pasukan bertempur di Ukraina, kata para ibu dianggap sakral di Rusia.

Memenjarakan mereka pun bukanlah pilihan.

Bagi Putin, melihat kerabat yang marah dapat mengembalikan kenangan sulit dari awal pemerintahannya lebih dari dua dekade lalu.

Pada Agustus 2000, pemimpin Rusia itu dikritik karena menanggapi terlalu lambat ketika kapal selam Kursk tenggelam, menewaskan 118 awak di dalamnya.

Dua perang di Chechnya menyebabkan maraknya gerakan kaum ibu di Rusia yang menjadi duri bagi Kremlin.

Tapi kali ini iklimnya berbeda, dengan tidak adanya media independen yang tersisa di negara itu dan larangan kritik publik secara de facto terhadap serangan Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!
Rekomendasi
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan KKP Perkuat Penyediaan Energi bagi Nelayan
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved