Polisi San Francisco Ingin Kerahkan Robot Pembunuh untuk Buru Tersangka Manusia

Jum'at, 25 November 2022 - 08:57 WIB
loading...
Polisi San Francisco...
Robot penjinak bom Remotec Andros F6A dapat dipasangi senjata api untuk memburu tersangka manusia. Foto/Damian Berg/Angkatan Laut AS/EPA
A A A
SAN FRANCISCO - Departemen Kepolisian San Francisco (SFPD) meminta izin untuk mengerahkan robot pembunuh untuk memburu tersangka manusia.

Proposal kebijakan itu telah dikirim ke para pejabat kota. Meski robot SFPD awalnya dirancang untuk pengawasan dan penjinak bom, polisi mengatakan robot itu dapat digunakan sebagai "pilihan kekuatan mematikan" terakhir.

Dalam dokumen yang menjelaskan bagaimana SFPD berencana menggunakan semua peralatan gaya militernya, departemen tersebut menulis, “Robot hanya akan digunakan sebagai opsi kekuatan yang mematikan ketika risiko kematian anggota masyarakat atau petugas sudah dekat dan melebihi opsi kekuatan lain yang tersedia untuk SFPD.”

Baca juga: Ngeri, Para ilmuwan Hidupkan Lagi Virus Purba Berumur 48.500 Tahun

Pengawas kota tidak setuju dengan proposal tersebut, menyisipkan baris yang menyatakan, "Robot tidak boleh digunakan sebagai penggunaan kekerasan terhadap siapa pun."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Rahim Buatan untuk Cegah...
Rahim Buatan untuk Cegah Kemusnahan Manusia di Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved