Ada Aktivitas Mencurigakan di Situs Korut, Diduga Membuat Senjata Nuklir
Kamis, 09 Juli 2020 - 07:34 WIB
loading...
A
A
A
Namun, publikasi nama dan fungsi situs itu dalam buku yang akan datang yang ditulis oleh Ankit Panda, seorang ahli Korea Utara yang bekerja untuk Federasi Ilmuwan Amerika, menjadikan lokasinya sebagai masalah kepentingan publik.
Dalam bukunya yang berjudul "Kim Jong Un and Bomb", Panda menulis bahwa fasilitas tersebut dianggap terutama terkait dengan pembuatan hulu ledak dan juga bisa berfungsi sebagai lokasi penyimpanan senjata jika pemimpin Korea Utara Kim Jong-un perlu memencarkannya. "Menimbun untuk respons yang lebih baik dalam krisis," bunyi penggalan kutipan buku tersebut yang dilansir CNN.
"Kami telah lama melihat situs ini dan tahu itu terkait dengan program nuklir. Ketika Ankit Panda bertanya kepada saya apakah kami tahu tentang sebuah situs di dekat tempat yang disebut Wollo-ri yang terlibat dalam pembuatan senjata nuklir, itu semua di-klik," kata Lewis.
CIA dan Pentagon menolak berkomentar ketika ditanya apakah fasilitas itu diyakini memainkan peran dalam program nuklir Korea Utara.
Pengungkapan kepada publik tentang fasilitas Korea Utara yang sebelumnya tidak teridentifikasi lagi memotong klaim terkenal Presiden Donald Trump pada tahun 2018 bahwa Korea Utara tidak lagi menimbulkan ancaman nuklir.
Dalam bukunya yang berjudul "Kim Jong Un and Bomb", Panda menulis bahwa fasilitas tersebut dianggap terutama terkait dengan pembuatan hulu ledak dan juga bisa berfungsi sebagai lokasi penyimpanan senjata jika pemimpin Korea Utara Kim Jong-un perlu memencarkannya. "Menimbun untuk respons yang lebih baik dalam krisis," bunyi penggalan kutipan buku tersebut yang dilansir CNN.
"Kami telah lama melihat situs ini dan tahu itu terkait dengan program nuklir. Ketika Ankit Panda bertanya kepada saya apakah kami tahu tentang sebuah situs di dekat tempat yang disebut Wollo-ri yang terlibat dalam pembuatan senjata nuklir, itu semua di-klik," kata Lewis.
CIA dan Pentagon menolak berkomentar ketika ditanya apakah fasilitas itu diyakini memainkan peran dalam program nuklir Korea Utara.
Pengungkapan kepada publik tentang fasilitas Korea Utara yang sebelumnya tidak teridentifikasi lagi memotong klaim terkenal Presiden Donald Trump pada tahun 2018 bahwa Korea Utara tidak lagi menimbulkan ancaman nuklir.
Lihat Juga :