5 Fakta Menarik Jet Tempur Sukhoi Su-30 SM2 Terbaru Milik Rusia

Rabu, 23 November 2022 - 13:27 WIB
loading...
5 Fakta Menarik Jet...
Jet tempur Su-30 SM2 memperkuat militer Rusia. Foto/Andrey Zinchuk
A A A
MOSKOW - Rusia terus memperbaharui alutsistanya, apalagi di tengah perang dengan Ukraina. Salah satu jet tempur terbarunya adalah Su-30 SM2.

Seperti apa fakta menarik terkait jet tempur itu? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Penyuplai Pasukan Rusia

Pasukan Rusia mendapat suntikan semangat baru melalui kehadiran jet tempur Sukhoi Su-30 SM2. Jet tempur ini dikirimkan oleh United Aircraft Corporation.

Pemerintah Rusia mengumumkan hal tersebut pada 21 November 2022. Selain Su-30 SM2, perusahaan juga mengirimkan pesawat latih tempur Yal-130 ke pihak Kementerian Pertahanan Rusia.

2. Proyek yang Disempurnakan

Su-30 SM2 merupakan pesawat yang disempurnakan dari jet tempur Sukhoi edisi-edisi sebelumnya. Jet tempur ini sudah memiliki peralatan radio elektronik yang canggih, pesanan khusus Kementerian Pertahanan Rusia.

Dengan begini, maka jangkauan deteksi dan identifikasi target udaranya bisa ditingkatkan. Tidak hanya di udara, Su-SM2 juga mampu menjangkau target di darat dan laut dengan jarak senjata hingga ratusan kilometer.

Laman Key Aero menyebut penyempurnaan Su-30 SM2 ini demi menyamakan Su-35S Flanker kursi tunggal yang sangat canggih.

Diketahui, proyek pengembangan Su-30 SM2 dimulai di bawah proyek bernama “adaptasi Su”. Tujuannya adalah guna meningkatkan kemampuan tempur jet Su-30 SM dan mengganti beberapa komponennya.

3. Pesawat Tempur Terdepan

Dengan berbagai kelebihannya, Su-30 SM2 menjadi pesawat tempur terdepan milik Rusia. Salah satu kecanggihan yang dimiliki jet tempur ini adalah mampu berkomunikasi dengan drone bersenjata S-70 Okhtonik-B.

Bahkan, sampai bisa turut mengendalikannya. Dengan keahlian itu, Su-30 SM2 mampu unggul dan mendeteksi adanya pesawat musuh, meskipun dari jarak mencapai ribuan kilometer.

4. Komponen Buatan Inggris dan Prancis

Su-30 SM2 juga dipatok menjadi standar baru jet tempur Moskow. Selain canggih, komponen-komponen pesawat ini juga ada yang dibuat oleh Inggris dan Prancis, seperti layar display CMFD-55/66 (Inggris) serta indikator ILS (buatan Prancis).

Masa pakai mesin pada jet ini bisa mencapai 4 ribu jam dengan jangkauan terbang lebih jauh.

5. Digunakan 2 Matra

Jet tempur Su-30 SM2 bukan hanya digunakan oleh Angkatan Udara (AU) Rusia, namun juga Angkatan Laut (AL) negara tersebut. Jet ini tidak saja lihai membidik target di udara, melainkan juga di laut.

Secara keseluruhan, jet canggih ini tergolong cukup besar dengan panjang 21,94 meter, tinggi 6,3 meter, dan rentang sayap sekitar 14,7 meter.

Adapun bobot Su-30 SM2 mencapai 34.500 kg jika terisi penuh. Berbagai jenis senjata yang bisa diangkut oleh jet ini adalah meriam dengan 150 butir peluru, 3 bom penerbangan, roket tanpa pemandu jenis S-8, S-13, dan S-25, serta 2 peluru kendali ke udara dan permukaan.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Berita Terkini
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Infografis
Jet Tempur Rafale, MiG-29,...
Jet Tempur Rafale, MiG-29, SU-30 India Ditembak Jatuh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved