7 Presiden Paling Korup di Dunia
Senin, 21 November 2022 - 15:54 WIB
loading...
A
A
A
Mobutu Sese Seko berkuasa sebagai Presiden Republik Kongo selama 32 tahun, mulai dari 1965 hingga 1997.
Selama pemerintahannya juga, dia sempat mengganti nama negara Republik Kongo menjadi Zaire.
Dia dituduh korupsi sebesar USD5 miliar atau setara Rp66,5 triliun selama berkuasa. Bahkan, mirisnya lagi, kekayaan yang dikumpulkan Seko setara dengan jumlah utang negara Zaire pada saat itu.
6. Saddam Hussein (Irak)
Saddam Hussein berkuasa sebagai Presiden Irak dari Juli 1979 hingga April 2003.
Pada tahun 2003, beberapa jam sebelum invasi Amerika Serikat, dia memberi perintah untuk mentransfer USD1 miliar dari kantor pemerintah ke rekening pribadinya.
Saddam Hussein dituduh mencuri dana sekitar USD21 miliar dari program minyak untuk makanan, menurut penyelidikan AS.
7. Ferdinand Marcos (Filipina)
Marcos berkuasa sebagai Presiden Filipina selama 24 tahun, mulai dari 1972 hingga 1986. Selama menjabat, Marcos terkenal sebagai diktator.
Selain itu, Marcos telah dituduh memanfaatkan kekuasaannya untuk kepentingan pribadi. Dia dituduh korupsi hingga USD10 miliar atau setara Rp133 triliun.
MG/ Bijak Diaz Afianto
Selama pemerintahannya juga, dia sempat mengganti nama negara Republik Kongo menjadi Zaire.
Dia dituduh korupsi sebesar USD5 miliar atau setara Rp66,5 triliun selama berkuasa. Bahkan, mirisnya lagi, kekayaan yang dikumpulkan Seko setara dengan jumlah utang negara Zaire pada saat itu.
6. Saddam Hussein (Irak)
Saddam Hussein berkuasa sebagai Presiden Irak dari Juli 1979 hingga April 2003.
Pada tahun 2003, beberapa jam sebelum invasi Amerika Serikat, dia memberi perintah untuk mentransfer USD1 miliar dari kantor pemerintah ke rekening pribadinya.
Saddam Hussein dituduh mencuri dana sekitar USD21 miliar dari program minyak untuk makanan, menurut penyelidikan AS.
7. Ferdinand Marcos (Filipina)
Marcos berkuasa sebagai Presiden Filipina selama 24 tahun, mulai dari 1972 hingga 1986. Selama menjabat, Marcos terkenal sebagai diktator.
Selain itu, Marcos telah dituduh memanfaatkan kekuasaannya untuk kepentingan pribadi. Dia dituduh korupsi hingga USD10 miliar atau setara Rp133 triliun.
MG/ Bijak Diaz Afianto
(min)
Lihat Juga :