Inggris: Senjata yang Dikirim ke Ukraina Bisa Berakhir di Tangan Teroris
Senin, 21 November 2022 - 13:42 WIB
loading...
A
A
A
Biggar mengatakan bahwa NCA belum melihat adanya bukti penjahat memperoleh senjata dari Ukraina. Namun, Interpol dan Europol sama-sama memperingatkan bahwa senjata pasti akan meninggalkan negara itu dan berakhir di pasar gelap.
Negara-negara Barat pendukung Ukraina telah mengakui bahwa mereka tidak dapat melacak sebagian besar pengiriman senjata begitu mereka memasuki negara itu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyatakan bulan lalu bahwa senjata senilai hingga USD1 miliar disalurkan dari Ukraina ke penjahat dan kelompok teror di Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tenggara setiap bulan.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah berulang kali memperingatkan bahwa dengan mengirimkan senjata senilai puluhan miliar dolar ke Ukraina, Barat menjadikan dirinya sebagai peserta de-facto dalam konflik tersebut.
Bulan lalu, Putin mengklaim bahwa kelompok kriminal lintas batas telah memperoleh senjata ampuh, termasuk sistem pertahanan udara portabel dan senjata presisi dari Ukraina.
Negara-negara Barat pendukung Ukraina telah mengakui bahwa mereka tidak dapat melacak sebagian besar pengiriman senjata begitu mereka memasuki negara itu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyatakan bulan lalu bahwa senjata senilai hingga USD1 miliar disalurkan dari Ukraina ke penjahat dan kelompok teror di Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tenggara setiap bulan.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah berulang kali memperingatkan bahwa dengan mengirimkan senjata senilai puluhan miliar dolar ke Ukraina, Barat menjadikan dirinya sebagai peserta de-facto dalam konflik tersebut.
Bulan lalu, Putin mengklaim bahwa kelompok kriminal lintas batas telah memperoleh senjata ampuh, termasuk sistem pertahanan udara portabel dan senjata presisi dari Ukraina.
(min)
Lihat Juga :