Ukraina: Crimea Direbut Lagi Akhir Desember, Perang dengan Rusia Berakhir
Minggu, 20 November 2022 - 04:24 WIB
loading...
A
A
A
Dalam hal prospek pembicaraan damai dengan Kremlin, Havrylov mengatakan itu hanya akan terjadi setelah pasukan Rusia siap untuk meninggalkan setiap jengkal wilayah Ukraina, termasuk Semenanjung Crimea yang direbut Presiden Vladimir Putin pada 2014 dan petak-petak timur Ukraina yang dikuasai separatis pro-Rusia selama delapan tahun terakhir.
"Ada keputusan di dalam masyarakat di Ukraina yang akan kami lakukan sampai akhir," katanya.
"Tidak masalah skenario apa yang ada di atas meja. Orang-orang membayar banyak darah, banyak upaya untuk apa yang telah kami capai," paparnya.
"Dan semua orang tahu bahwa penundaan atau konflik yang membeku hanyalah kelanjutan dari perang melawan keberadaan Ukraina sebagai sebuah bangsa."
Pasukan Ukraina, yang didukung oleh senjata Barat, mencapai kemenangan yang sangat signifikan awal bulan ini dengan merebut kembali kota Kherson di selatan, memaksa pasukan Rusia mundur kembali ke sisi timur Sungai Dnipro.
"Ada keputusan di dalam masyarakat di Ukraina yang akan kami lakukan sampai akhir," katanya.
"Tidak masalah skenario apa yang ada di atas meja. Orang-orang membayar banyak darah, banyak upaya untuk apa yang telah kami capai," paparnya.
"Dan semua orang tahu bahwa penundaan atau konflik yang membeku hanyalah kelanjutan dari perang melawan keberadaan Ukraina sebagai sebuah bangsa."
Pasukan Ukraina, yang didukung oleh senjata Barat, mencapai kemenangan yang sangat signifikan awal bulan ini dengan merebut kembali kota Kherson di selatan, memaksa pasukan Rusia mundur kembali ke sisi timur Sungai Dnipro.
Lihat Juga :