Viral, Suami Tangkap Basah Istrinya yang Hamil Selingkuh dengan Pendeta

Minggu, 20 November 2022 - 00:13 WIB
loading...
Viral, Suami Tangkap Basah Istrinya yang Hamil Selingkuh dengan Pendeta
Seorang suami di Zambia menangkap basah istrinya yang sedang hamil berselingkuh dengan pendeta di kamar tidur rumahnya. Foto/Twitter via The Citizen
A A A
LUSAKA - Seorang suami di Zambia menangkap basah istrinya yang sedang hamil berselingkuh dengan pria lain di kamar tidur rumahnya. Dia merekam momen yang menghancurkan hatinya itu, dan videonya telah viral di Twitter.

Menurut media lokal, pria lain yang berselingkuh itu adalah pendeta asal Kongo.

Sang suami, yang tidak disebutkan namanya, berteriak keras menyebut nama istrinya; Martha.

Sebaliknya, Martha yang dalam kondisi tanpa busana memohon kepada suaminya untuk berhenti merekam. Meski momen itu direkam sang suami, namun belum jelas siapa yang mengunggahnya ke media sosial.

Baca juga: Pria Ini Nikahi 12 Perempuan, Miliki 102 Anak dan 568 Cucu

Media lokal, Mandy News, melaporkan Martha sebelumnya memberi tahu suaminya bahwa dia bepergian untuk menemui keluarganya di kota yang berbeda dari kampung halamannya.

Namun ketika sang suami pulang kerja justru mendapati skandal yang menyakitkan di kamar tidur rumah mereka.

“Aku akan membunuhmu, jangan bergerak, turun. Kamu mengatakan kepadaku bahwa kamu akan pergi ke Gateway. Jangan dekat-dekat dengan aku," teriak sang suami, ketika Martha turun dari tempat tidur, berusaha untuk lebih dekat dengannya.

Sang suami heran Martha yang sedang hamil berhubungan intim dengan pria lain di tempat tidur. "Di tempat tidurku Martha, di tempat tidurku Martha,” katanya berulang kali.

Media lokal lainnya, The Citizen, pada Sabtu (19/11/2022), melaporkan pendeta asal Kongo yang terlibat skandal asusila itu dikenal dengan sebutan "Daddy Go". Dia dilaporkan membantu Martha yang sebelumnya dianggap mandul menjadi hamil.

Dalam video yang viral tersebut juga terlihat beberapa peralatan yang diduga untuk ritual berada di kamar tidur.
(min)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2069 seconds (10.55#12.26)