Rusia Optimis Rampungkan Pengembangan Vaksin Covid-19 pada Akhir 2020
Rabu, 08 Juli 2020 - 18:16 WIB
loading...
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva optimis negaranya bisa menyelesaikan pengembangan dan memulai produksi vaksin Covid-19 pada akhir tahun ini. Foto/REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva optimis negaranya bisa menyelesaikan pengembangan dan memulai produksi vaksin Covid-19 pada akhir tahun ini. Rusia dan banyak negara, serta organisasi internasional saat ini tengah berlomba-lomba untuk mengembangkan dan memproduksi vaksin tersebut.
Vorobieva mengatakan, saat ini Moskow telah memulai melakukan uji coba vaksin tersebut kepada manusia. Menurutnya, perkembangan uji klinis tersebut menunjukkan hasil positif.
( Baca juga: Positif Covid-19 Naik 1.853 Kasus, Sembuh Bertambah 800 Orang )
"Kami berharap semoga (uji klinis vaksin Covid-19) bisa selesai September mendatang, sehingga kami bisa berbagi vaksin akhir tahun ini," ucapnya, saat menggelar konferensi pers virtual pada Rabu (8/7/2020).
Diplomat senior Rusia itu kemudian mengatakan, prinsip Rusia dalam pengembangan vaksin Covid-19 adalah ketersediaan. Rusia, jelasnya, akan memastikan semua negara di dunia harus mendapatkan akses terhadap vaksin ini. Hal ini, dikarenakan virus tersebut berdampak buruk kepada semua negara, baik secara langsung maupun tidak.
Vorobieva mengatakan, saat ini Moskow telah memulai melakukan uji coba vaksin tersebut kepada manusia. Menurutnya, perkembangan uji klinis tersebut menunjukkan hasil positif.
( Baca juga: Positif Covid-19 Naik 1.853 Kasus, Sembuh Bertambah 800 Orang )
"Kami berharap semoga (uji klinis vaksin Covid-19) bisa selesai September mendatang, sehingga kami bisa berbagi vaksin akhir tahun ini," ucapnya, saat menggelar konferensi pers virtual pada Rabu (8/7/2020).
Diplomat senior Rusia itu kemudian mengatakan, prinsip Rusia dalam pengembangan vaksin Covid-19 adalah ketersediaan. Rusia, jelasnya, akan memastikan semua negara di dunia harus mendapatkan akses terhadap vaksin ini. Hal ini, dikarenakan virus tersebut berdampak buruk kepada semua negara, baik secara langsung maupun tidak.
Lihat Juga :