Taliban Larang Perempuan Afghanistan Nonton Piala Dunia

Sabtu, 19 November 2022 - 08:27 WIB
loading...
A A A
"Kami tentu saja berharap semua penggemar di seluruh dunia, termasuk di Afghanistan, dapat menikmati menonton Piala Dunia tanpa hambatan finansial, ekonomi, atau sosial," kata seorang pejabat Qatar.

Baca: PBB Desak Taliban Bebaskan Aktivis Hak-hak Perempuan

Pejabat itu mengatakan kepada Metro.co.uk bahwa kantor Taliban didirikan atas permintaan Amerika Serikat (AS) dan berkoordinasi dengan bekas pemerintah Afghanistan.

"Dengan terus terlibat dalam percakapan terbuka, Qatar bekerja untuk mendorong Taliban untuk lebih mempertimbangkan hak-hak sipil di Afghanistan, terutama hak-hak perempuan dan minoritas," ujarnya.

“Negara-negara lain yang merelokasi kedutaan Afghanistan mereka ke Doha setelah penarikan memiliki posisi yang baik untuk melakukan hal yang sama. Pada tahap ini, pelepasan akan menjadi kontraproduktif dengan upaya internasional," jelasnya.

"Qatar akan melanjutkan keterlibatannya dengan Afghanistan, tetapi keterlibatan berbeda dari dukungan. Qatar telah sering menyatakan ketidaksetujuannya dengan kebijakan dan ideologi Taliban, terutama dalam hal akses ke pendidikan dan pekerjaan untuk anak perempuan dan perempuan. Qatar adalah satu-satunya negara berpenduduk mayoritas Muslim yang mengeluarkan pernyataan mengutuk keputusan Taliban untuk membatasi pendidikan bagi anak perempuan dan perempuan," ungkapnya.

"Qatar terus menyerukan pembalikan langkah-langkah yang gagal menegakkan hak asasi manusia. Kami mengutuk semua pelanggaran hak asasi manusia, termasuk terhadap perempuan – pelanggaran ini bertentangan dengan prinsip dan nilai kami," tukasnya.

Baca: Hendak Dirajam Taliban, Wanita Muda Afghanistan Tewas Gantung Diri
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Netanyahu...
Piala Dunia 2026: Netanyahu Dukung Argentina karena Pro-Israel, tapi Justru Dikalahkan Spanyol
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved