Panglima IRGC: Israel-Arab Saudi Bersekongkol dengan AS dan Barat Melawan Iran
Jum'at, 18 November 2022 - 13:51 WIB
loading...
A
A
A
Mahsa Amini (22) ditahan oleh polisi moralitas yang kontroversial di Teheran pada 13 September karena tidak menutupi kepalanya dengan benar, sebuah pelanggaran yang dapat dihukum penjara. Dia dikirim ke salah satu pusat milik departemen kepolisian dan intelijen militer untuk percakapan penjelasan.
Belakangan, Amini dikabarkan mengalami serangan jantung, setelah itu dia langsung dibawa ke rumah sakit dimana wanita muda tersebut meninggal beberapa hari kemudian.
Banyak warga Iran menuduh polisi atas kematian Amini, menyatakan bahwa petugas memukul kepalanya. Wanita Iran mulai menerbitkan video di media sosial mereka memotong rambut dan membakar jilbab serta saputangan rusari, yang wajib mereka pakai di kepala.
Baca: Inggris-Prancis Kutuk Sikap Keras Iran pada Demonstran
Iran telah dicengkeram oleh aksi protes - digambarkan sebagai "kerusuhan" oleh pihak berwenang - sejak kematian Amini pada 16 September, tiga hari setelah penangkapannya oleh polisi moralitas karena dugaan pelanggaran kode berpakaian Iran untuk wanita.
Belakangan, Amini dikabarkan mengalami serangan jantung, setelah itu dia langsung dibawa ke rumah sakit dimana wanita muda tersebut meninggal beberapa hari kemudian.
Banyak warga Iran menuduh polisi atas kematian Amini, menyatakan bahwa petugas memukul kepalanya. Wanita Iran mulai menerbitkan video di media sosial mereka memotong rambut dan membakar jilbab serta saputangan rusari, yang wajib mereka pakai di kepala.
Baca: Inggris-Prancis Kutuk Sikap Keras Iran pada Demonstran
Iran telah dicengkeram oleh aksi protes - digambarkan sebagai "kerusuhan" oleh pihak berwenang - sejak kematian Amini pada 16 September, tiga hari setelah penangkapannya oleh polisi moralitas karena dugaan pelanggaran kode berpakaian Iran untuk wanita.
Lihat Juga :