Perjalanan Karier Sergey Lavrov, Menlu Rusia yang Wakili Putin di KTT G20
Jum'at, 18 November 2022 - 00:30 WIB
loading...
A
A
A
Usai lulus, Lavrov langsung bekerja di kantor Kedubes Uni Soviet di Sri Lanka. Karier Sergey Lavrov semakin menanjak dan menduduki beberapa posisi penting lainya. Di antaranya, Sekretaris dan Penasihat Senior untuk Misi Soviet di PBB (1981-1988), Kepala Departemen Organisasi Internasional Kemenlu Rusia (1990-1992), Wakil Menteri Luar Negeri (1992-1994), dan Menteri Luar Negeri (sejak 2004 hingga saat ini).
Panjangnya masa jabatan Lavrov menjadikan ia sebagai salah satu anggota Kabinet di Rusia yang paling lama menjabat. Lavrov seharusnya sudah memasuki masa pensiun karena usianya yang telah menginjak 70 tahun. Meskipun sudah tergolong berada di fase usia lanjut, namun publik Rusia dan Internasional masih memandang Lavrov sebgai sosok lincah dan produktif.
Baca: Mengapa Rusia Melihat Ukraina sebagai Ancaman? Ini Jawaban Lavrov
Selama pendidikan di MGIMO, Lavrov memperlajari hubungan internasional. Segera ia mempelajari bahasa Sinhala, bahasa resmi Sri Lanka, serta Dhivehi bahasa resmi Maladewa. Selain itu, Lavrov belajar bahasa inggri dan prancis. Setelah diterima di universitas, Lavrov bersama dengan siswa lainnya, dikirim selama sebulan ke Brigade Konstruksi siswa yang membangun Menara Ostankino.
Selama liburan musin panasanya, Lavrov juga bekerja di brigade konstruksi mahasiswa universitasnya du Khakassia, Tuva, dan Timur Jauh Rusia. Setiap semester, Lavrov bersama rekan-rekannya mengadakan pertunjukkan drama, yang kemudian dipresentasikan di panggung utama universitas. Selama tahun ke tiga studinya, Lavrov menikah.
Panjangnya masa jabatan Lavrov menjadikan ia sebagai salah satu anggota Kabinet di Rusia yang paling lama menjabat. Lavrov seharusnya sudah memasuki masa pensiun karena usianya yang telah menginjak 70 tahun. Meskipun sudah tergolong berada di fase usia lanjut, namun publik Rusia dan Internasional masih memandang Lavrov sebgai sosok lincah dan produktif.
Baca: Mengapa Rusia Melihat Ukraina sebagai Ancaman? Ini Jawaban Lavrov
Selama pendidikan di MGIMO, Lavrov memperlajari hubungan internasional. Segera ia mempelajari bahasa Sinhala, bahasa resmi Sri Lanka, serta Dhivehi bahasa resmi Maladewa. Selain itu, Lavrov belajar bahasa inggri dan prancis. Setelah diterima di universitas, Lavrov bersama dengan siswa lainnya, dikirim selama sebulan ke Brigade Konstruksi siswa yang membangun Menara Ostankino.
Selama liburan musin panasanya, Lavrov juga bekerja di brigade konstruksi mahasiswa universitasnya du Khakassia, Tuva, dan Timur Jauh Rusia. Setiap semester, Lavrov bersama rekan-rekannya mengadakan pertunjukkan drama, yang kemudian dipresentasikan di panggung utama universitas. Selama tahun ke tiga studinya, Lavrov menikah.
Lihat Juga :