Senator AS Serukan Beli S-400 Turki, Rusia: Tampaknya Mereka Tertarik Senjata Kami
Rabu, 08 Juli 2020 - 15:53 WIB
loading...
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva mengatakan ide ini menunjukan bahwa AS tertarik atau merasa sangat terancam dengan peralatan militer Rusia. Foto/REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, John Thune pada 30 Juni menyarankan pembelian dan pemindahan S-400 buatan Rusia milik Turki dari Ankara. Ini adalah upaya untuk memecahkan kebuntuan senjata yang menurut Washington tidak sesuai dengan standar keamanan NATO dan mungkin membahayakan operasi jet tempur F-35 generasi kelima.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva mengatakan ini adalah perkembangan yang menarik. Vorobieva mengatakan, ide ini menunjukan bahwa AS tertarik atau merasa sangat terancam dengan peralatan militer Rusia .
( Baca juga: Partainya Erdogan Tolak Usul AS Beli S-400 Rusia dari Turki )
"Kita melihat bahwa AS sangat tertarik pada peralatan pertahanan yang diproduksi Rusia dan mungkin mereka merasa terancam," ucap Vorobieva saat menggelar konferensi pers virtual pada Rabu (8/7/2020).
"Tetapi, kita akan melihat bagaimana situasi berkembang. Banyak negara telah menunjukkan minat mereka pada S-400, sebenarnya ini adalah sistem pertahanan anti-rudal yang sangat modern dan banyak negara yang tertarik dengan sistem semacam ini. Jadi sekarang, acara AS cukup tertarik dengan peralatan ini," sambungnya.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva mengatakan ini adalah perkembangan yang menarik. Vorobieva mengatakan, ide ini menunjukan bahwa AS tertarik atau merasa sangat terancam dengan peralatan militer Rusia .
( Baca juga: Partainya Erdogan Tolak Usul AS Beli S-400 Rusia dari Turki )
"Kita melihat bahwa AS sangat tertarik pada peralatan pertahanan yang diproduksi Rusia dan mungkin mereka merasa terancam," ucap Vorobieva saat menggelar konferensi pers virtual pada Rabu (8/7/2020).
"Tetapi, kita akan melihat bagaimana situasi berkembang. Banyak negara telah menunjukkan minat mereka pada S-400, sebenarnya ini adalah sistem pertahanan anti-rudal yang sangat modern dan banyak negara yang tertarik dengan sistem semacam ini. Jadi sekarang, acara AS cukup tertarik dengan peralatan ini," sambungnya.
Lihat Juga :