Dukungan Asia Tenggara Bikin Ukraina Mantap Teken TAC

Selasa, 15 November 2022 - 08:30 WIB
loading...
A A A
Kementerian Luar Negeri Ukraina mencatat bahwa Ukraina memulai proses bergabung dengan Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama atau TAC di Asia Tenggara sejak tahun 2017 tetapi prosesnya berjalan lambat.

Hal itu mungkin dilakukan hanya setelah Kementerian Luar Negeri Ukraina mengidentifikasi Asia sebagai salah satu bidang prioritas kebijakan luar negeri dan mengadopsi Strategi Asia yang komprehensif pada tahun 2020.

“Dalam kerangka Strategi Asia, kami mengaudit proyek yang sudah lama tidak ada kemajuan, mengadakan negosiasi tambahan dengan mitra, dan menyepakati Instrumen Aksesi perjanjian dasar ASEAN,” tuturnya.

Kuleba mengucapkan terima kasih kepada Kamboja sebagai memimpin ASEAN saat ini untuk menyelenggarakan upacara penandatanganan dokumen ini pada KTT ASEAN. Langkah ini membawa hubungan Ukraina dengan negara-negara ASEAN berada pada tingkat yang baru secara kualitatif.

Setelah perjanjian mulai berlaku, Ukraina dan ASEAN akan memiliki kerangka peraturan dan hukum untuk mempertahankan kontak politik, ekonomi, budaya dan kemanusiaan secara teratur dan mengembangkan proyek yang saling menguntungkan.

Ukraina menjadi negara ke-50 yang menandatangani Traktat Persahabatan dan Kerja Sama ASEAN. Traktat Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara pertama kali ditandatangani oleh anggota ASEAN yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura dan Filipina pada tahun 1976.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved