Majelis Umum PBB Serukan Rusia Bayar Ganti Rugi Perang ke Ukraina

Selasa, 15 November 2022 - 06:30 WIB
loading...
Majelis Umum PBB Serukan...
Majelis Umum PBB Serukan Rusia Bayar Ganti Rugi Perang ke Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
NEW YORK - Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi pada Senin (14/11/2022) yang menyerukan Rusia untuk membayar ganti rugi ke Ukraina atas perang yang diluncurkan Moskow terhadap tetangganya pada Februari.

Seperti dikutip dari Anadolu Agency, resolusi yang dipilih oleh badan dunia yang beranggotakan 193 negara itu juga menuntut Rusia bertanggung jawab atas segala pelanggaran hukum internasional di atau terhadap Ukraina.

Baca: Kunjungi Kherson, Zelensky Kibarkan Bendera dan Nyanyikan Lagu Kebangsaan

Sembilan puluh empat negara memberikan suara mendukung resolusi tersebut, sementara 14 negara memberikan suara menentang dan 74 negara anggota abstain. Rusia, China, Iran dan Suriah termasuk di antara negara-negara anggota yang menentang resolusi tersebut.

Resolusi tersebut juga menyerukan pembentukan "mekanisme internasional" untuk reparasi atas kerusakan, kehilangan atau cedera yang timbul dari "tindakan salah secara internasional" Rusia terhadap Ukraina.

Ini merekomendasikan pembuatan daftar kerusakan internasional untuk berfungsi sebagai catatan, dalam bentuk dokumenter, informasi bukti dan klaim tentang kerusakan, kehilangan atau cedera pada semua orang dan badan hukum yang bersangkutan serta untuk mempromosikan dan mengoordinasikan pengumpulan bukti.

Sementara itu, Kanada dilaporkan menjatuhkan sanksi kepada 23 orang Rusia dan mengaku akan menambah lagi USD377 juta bantuan militer untuk Ukraina, sehingga total bantuan yang diberikan hingga saat ini menjadi USD2,56 miliar.

Baca: Rusia: NATO Butuh Musuh untuk Benarkan Keberadaannya

“Kanada terus mendukung Ukraina karena mempertahankan wilayah, kedaulatan, dan kemerdekaannya dari Rusia,” kata Trudeau dari Indonesia, tempat ia menghadiri KTT G20.

“Bantuan militer tambahan ini akan mendukung Ukraina karena mereka dengan berani terus berjuang melawan Presiden Vladimir Putin. invasi ilegal, sementara sanksi baru ini akan menambah tekanan pada mereka yang mendukung tindakan perang ini," lanjutnya.

Orang-orang Rusia yang dikenai sanksi adalah anggota dari sektor keadilan dan keamanan, termasuk petugas polisi dan penyelidik, jaksa, hakim, dan petugas penjara yang terlibat dalam "pelanggaran hak asasi manusia yang berat dan sistematis terhadap para pemimpin oposisi Rusia," bunyi pernyataan dari kantor perdana menteri.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved