Wanita Ini Sudah 7 Kali Hendak Dieksekusi Gantung, tapi Akhirnya Dibebaskan
Senin, 14 November 2022 - 09:27 WIB
loading...
A
A
A
"Saya membantu ketika mereka membutuhkannya, seperti pergi ke toko atau teater atau hotel atau kuil. Saya dulu ikut mereka. Itu saja. Selain itu, saya tidak punya kontak pribadi, atau saya tidak tahu keluarga mereka, di mana mereka berasal," katanya.
Sebelum hukuman matinya diringankan pada tahun 2001, Sriharan mengatakan dia telah berekspetkasi akan dieksekusi gantung kapan saja karena sudah tujuh kali menerima perintah eksekusi gantung.
"Tujuh kali mereka memasang surat perintah hitam [perintah eksekusi] mereka biasa menunggu saya," katanya.
Tapi dia ingat pertemuannya di penjara dengan putri Rajiv Gandhi, Priyanka Gandhi Vadra.
"Dia adalah orang yang sangat baik. Dia adalah seorang malaikat. Dan dia membuat saya menghormati diri saya sendiri karena...kami tidak diperlakukan dengan baik di penjara," kata Sriharan.
"Kami bahkan tidak diperbolehkan duduk di depan petugas. Kami harus berdiri dan berbicara. Tapi ketika dia datang menemui saya, dia menyuruh saya duduk di sebelahnya. Itu adalah pengalaman yang sangat berbeda bagi saya," katanya.
Sriharan mengatakan Gandhi Vadra menanyainya tentang pembunuhan ayahnya ketika mereka bertemu. Dia menjadi emosional dan menangis juga.
Sebelum hukuman matinya diringankan pada tahun 2001, Sriharan mengatakan dia telah berekspetkasi akan dieksekusi gantung kapan saja karena sudah tujuh kali menerima perintah eksekusi gantung.
"Tujuh kali mereka memasang surat perintah hitam [perintah eksekusi] mereka biasa menunggu saya," katanya.
Tapi dia ingat pertemuannya di penjara dengan putri Rajiv Gandhi, Priyanka Gandhi Vadra.
"Dia adalah orang yang sangat baik. Dia adalah seorang malaikat. Dan dia membuat saya menghormati diri saya sendiri karena...kami tidak diperlakukan dengan baik di penjara," kata Sriharan.
"Kami bahkan tidak diperbolehkan duduk di depan petugas. Kami harus berdiri dan berbicara. Tapi ketika dia datang menemui saya, dia menyuruh saya duduk di sebelahnya. Itu adalah pengalaman yang sangat berbeda bagi saya," katanya.
Sriharan mengatakan Gandhi Vadra menanyainya tentang pembunuhan ayahnya ketika mereka bertemu. Dia menjadi emosional dan menangis juga.
Lihat Juga :