Wanita Ini Sudah 7 Kali Hendak Dieksekusi Gantung, tapi Akhirnya Dibebaskan

Senin, 14 November 2022 - 09:27 WIB
loading...
A A A
"Dia bertanya kepada saya tentang pembunuhan ayahnya. Dia menjadi emosional karena ayahnya. Dia juga menangis," katanya pada konferensi pers.

Sriharan juga mengatakan kepada NDTV tentang dirinya berhubungan kembali dengan putrinya; Harithra, seorang dokter di London yang lahir darinya pada tahun 1992 di penjara dan kemudian dibesarkan di luar. Pada 2019, ketika putrinya menikah, Srihararan diberikan pembebasan bersyarat selama sebulan untuk menghadirinya.

"Dia benar-benar melupakan saya. Sayalah yang melahirkannya, tapi saya terpisah darinya setelah berumur dua tahun. Jadi, setelah memberinya [kehidupan] di luar, dia benar-benar lupa siapa saya. Sekarang kami mencoba memulihkan apa yang terjadi," katanya.

"Ini adalah situasi yang sangat sulit bagi saya dan dia. Kami sudah dewasa. Kami dapat memahami banyak hal, tetapi dia masih sangat muda. Dia tidak dapat memahami apa yang sedang terjadi. Itulah sebabnya dia menderita seperti itu. Jadi, sangat sulit bagi putri saya," paparnya.

Sriharan dijatuhi hukuman mati karena perannya dalam pembunuhan Rajiv Gandhi tahun 1991 oleh seorang pengebom bunuh diri Liberation Tigers of Tamil Eelam (LTTE) selama pertemuan umum pemilu di Sriperumbudur, Tamil Nadu.

Hukuman itu diringankan menjadi hukuman seumur hidup atas intervensi istri Rajiv Gandhi, Sonia Gandhi. Bertahun-tahun kemudian, Mahkamah Agung meringankan hukuman enam terpidana lagi dalam kasus ini.

Keputusan pembebasan Sriharan disambut baik banyak orang di Tamil Nadu, di mana penahanannya dan orang-orang lainnya telah menjadi masalah emosional, mengingat banyak yang percaya bahwa tujuh penduduk setempat yang dihukum adalah bagian dari plot tanpa mengetahui sejauh mana peran mereka.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Populer saat Puasa,...
Populer saat Puasa, Ini 7 Manfaat Kolang Kaling bagi Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved