Saudi-Yunani Gelar Latihan Udara Gabungan di Langit Mediterania
Minggu, 13 November 2022 - 15:45 WIB
loading...
Saudi-Yunani Gelar Latihan Udara Gabungan di Langit Mediterania. FOTO/SPA
A
A
A
RIYADH - Falcon Eye 3, latihan bersama Angkatan Udara Kerajaan Saudi (RSAF) dan Yunani , diluncurkan dari Pangkalan Angkatan Udara Souda di Kreta. Saudi Press Agency melaporkan, sejumlah pesawat tempur terlibat dalam latihan ini.
Latihan dimulai dengan studi lapangan, yang mengatur dan menyatukan taktik awak udara Saudi dan Yunani, dan diikuti dengan penerbangan pelatihan bersama di langit, di atas Laut Mediterania.
Baca: Iran Peringatkan Arab Saudi: Kesabaran Hampir Habis
Kolonel Khalifa Al-Enezi, komandan kelompok RSAF yang berpartisipasi dalam latihan tersebut, mengatakan bahwa latihan Falcon Eye 3 berfokus pada pelaksanaan beberapa operasi,
“Termasuk misi serangan dan dukungan udara untuk serangan balik dan pertahanan. Mereka juga fokus pada pelatihan di lingkungan peperangan elektronik canggih, yang memainkan peran penting dalam pertempuran udara,” kata Al-Enezi.
“Angkatan Udara Saudi berpartisipasi dengan sejumlah pesawat tempur F-15 dengan semua kru udara, teknis dan pendukungnya,” lanjut Al-Enezi.
Menurutnya, manuver tersebut bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antara Angkatan Udara Yunani dan Saudi dan meningkatkan tingkat kesiapan tempur untuk mencapai misi dengan melakukan penerbangan melintasi perbatasan internasional, melakukan tugas operasional dan pelatihan, dan bertukar pengalaman militer.
Latihan dimulai dengan studi lapangan, yang mengatur dan menyatukan taktik awak udara Saudi dan Yunani, dan diikuti dengan penerbangan pelatihan bersama di langit, di atas Laut Mediterania.
Baca: Iran Peringatkan Arab Saudi: Kesabaran Hampir Habis
Kolonel Khalifa Al-Enezi, komandan kelompok RSAF yang berpartisipasi dalam latihan tersebut, mengatakan bahwa latihan Falcon Eye 3 berfokus pada pelaksanaan beberapa operasi,
“Termasuk misi serangan dan dukungan udara untuk serangan balik dan pertahanan. Mereka juga fokus pada pelatihan di lingkungan peperangan elektronik canggih, yang memainkan peran penting dalam pertempuran udara,” kata Al-Enezi.
“Angkatan Udara Saudi berpartisipasi dengan sejumlah pesawat tempur F-15 dengan semua kru udara, teknis dan pendukungnya,” lanjut Al-Enezi.
Menurutnya, manuver tersebut bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antara Angkatan Udara Yunani dan Saudi dan meningkatkan tingkat kesiapan tempur untuk mencapai misi dengan melakukan penerbangan melintasi perbatasan internasional, melakukan tugas operasional dan pelatihan, dan bertukar pengalaman militer.
Lihat Juga :