Horor, Dua Pesawat Perang Dunia II Bertabrakan di Angkasa Saat Pertunjukkan Udara

Minggu, 13 November 2022 - 08:14 WIB
loading...
Horor, Dua Pesawat Perang Dunia II Bertabrakan di Angkasa Saat Pertunjukkan Udara
Dua pesawat Perang Dunia II bertabrakan di angkasa saat pertunjukkan udara. Foto/ABC News
A A A
WASHINGTON - Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat (AS) dalam sebuah pernyataan mengatakan dua pesawat era Perang Dunia II bertabrakan dan jatuh saat melakukan flyover di acara peringatan. Peringatan Angkatan Udara mengatakan enam orang berada di dalam dua pesawat pada saat kecelakaan itu.

"Sebuah Boeing B-17 Flying Fortress dan sebuah Bell P-63 Kingcobra berpartisipasi dalam pertunjukan udara Wings Over Dallas Angkatan Udara ketika mereka bertabrakan di udara dekat Bandara Eksekutif Dallas sebelum pukul 13:30 waktu setempat," kata FAA dalam pernyataannya seperti dilansir dari CBS News, Minggu (13/11/2022).

Menurut situs web acara, beberapa pesawat dijadwalkan melakukan demonstrasi flyover pada Sabtu sore waktu setempat. Unggahan media sosial menunjukkan ratusan orang berkumpul untuk menyaksikan flyover tersebut. Acara yang berlangsung selama 3 hari ini dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada hari Jumat.

Saksi bernama Anthony Montoya melihat kedua pesawat bertabrakan.

"Saya hanya berdiri di sana. Saya benar-benar kaget dan tidak percaya," kata Montoya (27), yang menghadiri pertunjukan udara itu bersama seorang temannya.

Baca: Orang Buangan Iran yang Terjebak 18 Tahun di Bandara Prancis Meninggal

"Semua orang di sekitar terengah-engah. Semua orang menangis. Semua orang kaget," imbuhnya.

Walikota Dallas Eric Johnson menyebutnya sebagai "tragedi yang mengerikan".

"Video-video itu memilukan," cuitnya. "Tolong, ucapkan doa untuk jiwa yang terbang ke langit untuk menghibur dan mendidik keluarga kita hari ini," sambungnya.

Pesawat B-17, pesawat pengebom bermesin empat yang sangat besar, adalah landasan kekuatan udara AS selama Perang Dunia II. Kingcobra, pesawat tempur AS, digunakan sebagian besar oleh pasukan Soviet selama perang.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2116 seconds (10.177#12.26)