Detasemen AD Putin: Mundurnya Tentara Rusia dari Kherson Adalah Pengkhianatan
Sabtu, 12 November 2022 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
"Kota itu tidak dihancurkan bahkan sebelum penyerahan (semuanya seharusnya diledakkan)," bunyi pesan Rusich, yang menyindir para tentara yang mundur sebagai badut yang belum belajar bagaimana bertarung secara normal dalam delapan bulan.
"Bagi kami, ini adalah pengkhianatan lain dari orang-orang Rusia, yang semakin tidak percaya bahwa 'Rusia ada di sini selamanya'," lanjut Rusich. "Apa isyarat niat baik berikutnya? Berdyansk atau Melitopol?"
Pada 19 Oktober, kelompok tersebut telah meramalkan di Telegram bahwa Kherson akan menyerah.
“Bentrokan garis keras vs Kementerian Pertahanan akan meningkat di Kherson,” bunyi tweet Samuel Ramani, seorang analis militer dan associate fellow dari Royal United Services Institute, mengacu pada posting Rusich.
Kementerian Pertahanan Rusia belum berkomentar atas pernyataan keras dari kelompok tersebut.
Pernyataan Rusich muncul ketika televisi pemerintah Rusia mencoba memahami kemunduran lain yang memalukan bagi Vladimir Putin, mengingat kota Ukraina selatan telah direbut di awal perang.
"Bagi kami, ini adalah pengkhianatan lain dari orang-orang Rusia, yang semakin tidak percaya bahwa 'Rusia ada di sini selamanya'," lanjut Rusich. "Apa isyarat niat baik berikutnya? Berdyansk atau Melitopol?"
Pada 19 Oktober, kelompok tersebut telah meramalkan di Telegram bahwa Kherson akan menyerah.
“Bentrokan garis keras vs Kementerian Pertahanan akan meningkat di Kherson,” bunyi tweet Samuel Ramani, seorang analis militer dan associate fellow dari Royal United Services Institute, mengacu pada posting Rusich.
Kementerian Pertahanan Rusia belum berkomentar atas pernyataan keras dari kelompok tersebut.
Pernyataan Rusich muncul ketika televisi pemerintah Rusia mencoba memahami kemunduran lain yang memalukan bagi Vladimir Putin, mengingat kota Ukraina selatan telah direbut di awal perang.
Lihat Juga :