Negara Asia dan Timur Tengah yang Pernah Menggunakan Sistem Komunis

Kamis, 10 November 2022 - 05:45 WIB
loading...
Negara Asia dan Timur...
Afghanistan pernah dipimpin rezim komunis. Foto/challenge-magazine.org
A A A
KABUL - Ideologi komunis merupakan pemikiran politik, sosial, filosofis, dan ekonomi yang bertujuan menghilangkan kelas yang ada di masyarakat.

Negara yang menganut ideologi komunis memiliki sistem politik dengan kekuasaan pemerintahan yang mutlak. Sejumlah negara itu hingga kini masih menganut ideologi komunis.

Sebagian negara lainnya, termasuk di Timur Tengah, pernah mengadopsinya. Berikut Negara Timur Tengah yang pernah menggunakan sistem komunis.

1. Afghanistan

Afghanistan yang berada di Asia Selatan atau Asia Tengah itu sempat menganut paham komunis. Pada periode 1978-1992, Afghanistan berada dalam fase komunisme.

Atas dukungan Uni Soviet, pada 1978 berdiri rezim komunis pertama di Afghanistan, yakni Republik Demokratik Rakyat Afghanistan.

Hubungan Afghanistan dengan Uni Soviet sebenarnya telah dimulai pada 1953 oleh Mohammed Daoud Khan, Jenderal pro-Soviet.

Khan, perdana menteri saat itu, meminta bantuan ekonomi dan militer kepada Uni Soviet. Kedua negara kemudian menjadi sekutu dekat.

Partai komunis bernama Partai Rakyat Demokratik Afghanistan (PDPA) pun terbentuk pada 1965, dengan pemimpin utamanya Nur Mohammad Taraki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved