Spesifikasi Rudal Khan Turki yang Dibeli Indonesia

Kamis, 10 November 2022 - 05:15 WIB
loading...
Spesifikasi Rudal Khan...
Rudal Khan adalah versi ekspor dari senjata Bora. Foto/Roketsan
A A A
JAKARTA - Indonesia menandatangani kontrak kerja sama dengan Turki dalam hal inovasi dan jual beli peralatan militer.

Melansir laman Daily Sabah pada 3 November 2022, produsen pertahanan utama Turki, yakni Turki Roketsan, mengumumkan kesepakatan ekspornya berupa sistem artileri darat bernama Khan ke Indonesia.

Penandatanganan kontrak itu dilakukan bersamaan dengan Indo Defence Expo & Forum 2022 di Jakarta. Lantas, seperti apa spesifikasi rudal Khan asal Turki tersebut?

Melansir laman Defense News, Khan merupakan rudal yang bisa diluncurkan dari peluncur roket multi-barel dari atas kendaraan penggerak dengan 8 roda.

Baca juga: Mengejutkan, Rusia Tarik Mundur Pasukan dari Kota Garis Depan Kherson

Media peluncur Khan juga bisa disesuaikan dengan keinginan pengguna, serta bisa dari kendaraan taktis lain jenis apa pun.

Rudal Khan hadir dengan jangkauan 174 mil atau sekitar 280 kilometer dengan berat 2.500 kilogram.

Selanjutnya, rudal ini juga memiliki daya ledak tinggi, yakni 470 kilogram. Khan mampu dikontrol secara aerodinamis menggunakan teknologi GPS, sistem aktuasi elektromekanis, dan sistem panduan inersia.

Baca juga: Jenderal Israel Akui Penggunaan Drone Bersenjata di Gaza, Iran, dan Sudan

Lebih lanjut, sistem rudal balistik Khan biasa disebut di dalam negeri Turki sebagai Kaan. Alutsista ini baru dipamerkan kepada publik pada tahun 2017.

Turki sempat berkeinginan untuk membeli rudal balistik jarak pendek dari negara-negara NATO. Namun, hal itu tidak direstui NATO dan membuat Turki memutar otak.

Negara tersebut lantas mencari rudal dari negara-negara yang bukan anggota NATO, dan memproduksinya sendiri di Turki. Meskipun sudah diperkenalkan sejak 2017, namun Khan baru beroperasi dua tahun setelahnya.

Rudal Khan dapat menyerang kelompok pasukan dan kendaraan lapis baja, serta target lainnya di lapangan.

Bahkan, Khan bisa pula dijadikan alat pengeboman presisi. Di sisi lain, Khan mampu ditargetkan selama objek sedang melintas di udara.

Ini berarti, rudal Khan bisa ditembakkan untuk target bergerak. Nilai plus lainnya adalah, rudal ini bisa disimpan selama bertahun-tahun tanpa memerlukan perawatan khusus.

Sebelum diluncurkan, Khan memerlukan waktu persiapan selama 12 menit. Kecepatan ini sangat penting saat berada di medan perang.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Houthi Bakal Blokade...
Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?
Rekomendasi
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved