Berapa Banyak Senjata Nuklir yang Dimiliki Rusia Hingga 2022?

Selasa, 08 November 2022 - 21:37 WIB
loading...
Berapa Banyak Senjata...
Berapa banyak senjata nuklir yang dimiliki Rusia hingga 2022?. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Kementerian Luar Negeri Rusia bulan lalu merespons retorika Barat terkait senjata pemusnah massal dengan menekankan bahwa Mokow tidak mengancam siapa pun dengan senjata nuklir.

Meski begitu, ini tidak lantas membuat ketakutan akan pecahnya perang nuklir mereda mengingat Rusia adalah salah satu negara yang memiliki rudal nuklir di gudang senjatanya. Sebenarnya, seberapa banyak senjata nuklir yang dimiliki Rusia hingga saat ini?

Doktrin Militer Rusia menetapkan bahwa Moskow hanya akan menggunakan senjata nuklirnya sebagai tanggapan atas agresi negara lain dengan penggunaan senjata pemusnah massal, atau ketika keberadaan Rusia terancam.

Dikutip dari Sputnik, Selasa (8/11/2022), adapun senjata nuklir yang dimiliki Rusia saat ini total 5.977 hulu ledak nuklir, sementara hanya 1.426 yang dikerahkan.

Rusia memiliki 513 kendaraan pengirim yang dapat dikerahkan, mencakup serangkaian perangkat keras militer canggih, seperti rudal balistik antarbenua (ICBM), pembom strategis, kapal selam bertenaga nuklir, dan kendaraan luncur hipersonik.

Jika musuh berani menggunakan senjata pemusnah massal melawan Rusia, kendaraan pengirimnya, termasuk ICBM Sarmat, Yars, dan Topol akan segera diarahkan ke agresor oleh Angkatan Bersenjata Rusia untuk melancarkan serangan balasan, sesuai dengan doktrin militer negara tersebut.

Baca: Penyiar TV Rusia: Rudal Nuklir Bisa Hantam Inggris dalam 9 Menit, dan Goodbye London!

Ada juga pembom jarak jauh Tu-160 dan Tu-95 yang ditingkatkan, kapal selam kelas Borei yang dilengkapi dengan rudal nuklir Bulava dan kendaraan luncur hipersonik Avangard dan Kinzhal, yang dapat digunakan prajurit Rusia untuk memukul mundur potensi agresi dengan serangan nuklir balasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved