Biden Sebut Twitter Sebarkan Kebohongan di Seluruh Dunia

Minggu, 06 November 2022 - 12:32 WIB
loading...
Biden Sebut Twitter...
Biden Sebut Twitter Sebarkan Kebohongan di Seluruh Dunia. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan bahwa Elon Musk telah membeli platform media sosial di Twitter yang memuntahkan kebohongan di seluruh dunia.

Twitter memberhentikan setengah tenaga kerjanya pada Jumat (4/11/2022), tetapi mengatakan pengurangan lebih kecil dalam tim yang bertanggung jawab untuk mencegah penyebaran informasi yang salah, karena pengiklan menarik pengeluaran di tengah kekhawatiran tentang moderasi konten.

Baca: Pangeran Arab Saudi Investor Terbesar Ke-2 Twitter, AS Mulai Gusar

"Dan, sekarang apa yang kita semua khawatirkan: Elon Musk keluar dan membeli pakaian yang mengirim - yang memuntahkan kebohongan di seluruh dunia. Tidak ada editor lagi di Amerika. Tidak ada editor. Bagaimana caranya kami berharap anak-anak dapat memahami apa yang dipertaruhkan?" kata Biden, seperti dikutip dari Reuters.

Sebelumnya, Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan kepada wartawan, bahwa Biden telah menjelaskan tentang perlunya mengurangi ujaran kebencian dan informasi yang salah.

"Keyakinan itu meluas ke Twitter, meluas ke Facebook dan platform media sosial lainnya di mana pengguna dapat menyebarkan informasi yang salah," katanya.

Musk telah berjanji untuk memulihkan kebebasan berbicara sambil mencegah Twitter turun ke "neraka." Tetapi, pengiklan besar telah menyatakan kekhawatiran tentang pengambilalihannya selama berbulan-bulan.

Baca: Elon Musk Mungkin Akan Tagih Pengguna Twitter Rp312.000 Tiap Bulan

Dilaporkan pula hampir satu juta pengguna Twitter menonaktifkan akunnya sejak platform microblogging itu diambil alih Musk. Sejumlah selebriti dan pengguna twitter mengancam akan menonaktifkan akun mereka, karena tidak puas dengan manajemen baru.

Menurut data baru Bot Sentinel, sebuah perusahaan yang melacak perilaku tidak autentik di Twitter, jaringan media sosial itu ada 877.000 penonaktifan akun antara 27 Oktober dan 1 November. Dalam jangka waktu yang sama, 497.000 akun lainnya ditangguhkan.

Bot Sentinel menganalisa bahwa pengguna yang telah menonaktifkan akun mereka atau telah ditangguhkan dilakukan setelah pengambilalihan Twitter oleh Elon Musk. Mereka kemudian menerapkan persentase itu ke basis pengguna Twitter secara keseluruhan, yang saat ini mencapai 237 juta.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Berita Terkini
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved