Turki Ingin Hagia Sophia Jadi Masjid, Begini Reaksi Rusia

Selasa, 07 Juli 2020 - 14:47 WIB
loading...
Turki Ingin Hagia Sophia...
Bangunan kuno Hagia Sophia yang terkenal di Istanbul. Bangunan ini awalnya gereja, kemudian diubah jadi masjid dan diubah lagi jadi museum. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Kremlin mengatakan masa depan Hagia Sophia , termasuk rencana Turki yang ingin mengubahnya menjadi masjid, adalah urusan dalam negeri Ankara. Hanya saja, Kremlin memperingatkan bahwa bangunan bersejarah yang awalnya gereja itu memiliki nilai sakral bagi orang-orang Rusia .

Respons Kremlin itu disampaikan juru bicara Presiden Vladimir Putin, Dmitry Peskov. Meski nasib situs bersejarah itu urusan internal Ankara, namun dia berharap status Hagia Sophia sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO akan diperhitungkan.

Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Vershinin, seperti dikutip Arab News, Selasa (7/7/2020), mengatakan kepada wartawan bahwa Rusia berharap signifikansi global dari objek tersebut akan diperhitungkan Turki sebelum maju dengan rencana mengubah fungsi Hagia Sophia.

Hagia Sophia pertama kali dibangun sebagai katedral di era Kekaisaran Byzantium Kristen pada abad keenam. Namun, bangunan dikonversi menjadi masjid setelah penaklukan Ottoman atas Konstantinopel pada tahun 1453.

Bangunan itu kemudian diubah lagi menjadi museum oleh pendiri republik modern Turki Mustafa Kemal Ataturk sebagai bagian dari reformasinya. Mustafa Kemal Ataturk, penerus Ottoman, menjadikan Turki sebagai negara sekuler. (Baca: Pemimimpin Gereja Ortodoks Rusia Tolak Rencana Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid )

Tetapi, di era Erdogan muncul rencana untuk memfungsikan Hagia Sophia kembali menjadi masjid. Rencana itu telah memicu kemarahan di kalangan komunitas Kristen dan memicu ketegangan antara Yunani dan Turki, musuh bersejarah sekaligus sesama sekutu NATO.

Pengadilan Tinggi Turki sedang memperdebatkan apakah salah satu keajaiban arsitektur dunia itu dapat dirancang ulang sebagai masjid. Putusan pengadilan diharapkan keluar dalam beberapa hari mendatang.

Sebelumnya, Kepala Gereja Ortodoks Rusia, Patriarch Kirill, mengatakan dia sangat prihatin oleh upaya Turki mengubah fungsi Hagia Sophia. Dia menggambarkan situs itu sebagai salah satu monumen terbesar budaya Kristen.

"Ancaman terhadap Hagia Sophia adalah ancaman bagi seluruh peradaban Kristen, dan oleh karena itu bagi spiritualitas dan sejarah kita," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Sampai hari ini, untuk setiap orang Ortodoks Rusia, Hagia Sophia adalah tempat suci umat Kristen yang hebat," katanya lagi, yang mendesak pemerintah Turki untuk berhati-hati terkait rencana tersebut. (Baca juga: Erdogan Kumandangkan Alquran di Hagia Sophia yang Dulunya Gereja )

Dia mengatakan bahwa mengubah status netral bangunan bersejarah itu akan menyebabkan "rasa sakit yang mendalam" di antara orang-orang Rusia.

Konversi Hagia Sophia menjadi masjid kemungkinan menjadi alat pemenangan Erdogan dalam pemilu Turki.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved