Jerman Peringatkan Serbia, Pilih Uni Eropa atau Rusia!

Rabu, 02 November 2022 - 17:30 WIB
loading...
Jerman Peringatkan Serbia,...
Ilustrasi
A A A
BERLIN - Serbia harus memutuskan apakah ingin bergabung dengan Uni Eropa atau menjalin kemitraan dengan Rusia , kata Jerman kepada Beograd, Selasa (1/11/2022). Pernyataan itu dilontarkan Berlin dua hari sebelum 6 negara Balkan Barat dijadwalkan untuk membahas kerja sama yang lebih erat di Berlin.

"Kebutuhan untuk mengambil keputusan semakin meningkat mengingat perkembangan geopolitik," kata seorang perwakilan pemerintah Jerman, mengacu pada perang Rusia di Ukraina, seperti dikutip dari Reuters.

Baca: Serbia Peringatkan Perang Global Segera Terjadi, Negara-negara Kecil Waspadalah!

Serbia, yang dibom oleh NATO dua dekade lalu, tetapi sekarang berusaha untuk bergabung dengan Uni Eropa, telah lama berjuang untuk menyeimbangkan hubungan dekat secara historis dengan Rusia dengan aspirasi untuk integrasi ekonomi dan politik dengan Barat.

Kesepakatan antara Serbia dan Rusia tentang peningkatan kerja sama telah disambut dengan kejutan dan kekecewaan, dan tidak sesuai dengan harapan bahwa kandidat aksesi UE juga harus mengadopsi sanksi UE terhadap Rusia, kata perwakilan itu.

Serbia, kandidat aksesi sejak 2012, memutuskan pada bulan September untuk mengadakan konsultasi kebijakan luar negeri reguler tentang kegiatan bilateral dan multilateral dengan Rusia. Langkah itu memicu kritik keras dari UE.

Baca: Presiden Serbia: Semua Orang Akan Membeku Jika Rusia Matikan Total Gas ke UE

“Seseorang mendapat kesan bahwa Presiden Serbia Aleksandar Vucic sangat menyadari posisi pendulumnya,” kata perwakilan pemerintah Jerman.

“Jika dia memutuskan untuk memimpin negaranya ke arah Uni Eropa, dia mendapat dukungan dari pemerintah Jerman. Jika dia memutuskan untuk pergi ke arah lain, ini akan memiliki konsekuensi sebaliknya," lanjutnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Menteri Turki Sebut...
Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka
Rekomendasi
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Berita Terkini
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved