Rusia Perintahkan Evakuasi Warga Sipil di Sisi Timur Sungai Dnipro

Rabu, 02 November 2022 - 14:30 WIB
loading...
Rusia Perintahkan Evakuasi...
Rusia Perintahkan Evakuasi Warga Sipil di Sisi Timur Sungai Dnipro.
A A A
KIEV - Rusia mengatakan kepada warga sipil untuk meninggalkan daerah di sepanjang tepi timur Sungai Dnipro di provinsi Kherson, Ukraina , Selasa (1/11/2022). Ini merupakan perpanjangan dari perintah evakuasi yang menurut Kiev sama dengan depopulasi paksa wilayah yang diduduki.

Rusia sebelumnya telah memerintahkan warga sipil keluar dari kantong yang dikendalikannya di tepi barat sungai, di mana pasukan Ukraina telah maju selama berminggu-minggu untuk merebut kota Kherson.

Baca: Pasukan Rusia Gali Parit untuk Perang Habis-habisan di Kherson

Pejabat yang ditempatkan di Rusia mengatakan, bahwa mereka memperluas pesanan itu ke zona penyangga 15 km di sepanjang tepi timur juga. Ukraina mengatakan, evakuasi itu termasuk deportasi paksa dari wilayah pendudukan dan merupakan sebuah kejahatan perang.

Rusia, yang mengklaim telah mencaplok bagian dari wilayah Kherson, mengatakan akan membawa warga sipil ke tempat yang aman karena risiko Ukraina mungkin menggunakan senjata yang tidak konvensional.

"Karena kemungkinan penggunaan metode perang yang dilarang oleh rezim Ukraina, serta informasi bahwa Kiev sedang mempersiapkan serangan rudal besar-besaran di stasiun pembangkit listrik tenaga air Kakhovka, ada bahaya langsung di wilayah Kherson yang dibanjiri," jelas Vladimir Saldo, Kepala Provinsi Kherson yang diduduki Rusia.

"Keputusan (untuk memperluas zona evakuasi) akan memungkinkan untuk menciptakan pertahanan berlapis untuk mengusir serangan Ukraina dan melindungi warga sipil," lanjut Saldo, seperti dikutip dari Reuters.

Baca: Pasukan Rusia dan Ukraina Bersiap untuk Pertempuran Besar di Kherson

Pihak berwenang yang ditempatkan Rusia di wilayah Kherson juga mengatakan, evakuasi wajib distrik Kakhovka, dekat dengan stasiun pembangkit listrik tenaga air Nova Kakhovka, akan dimulai pada 6 November.

Moskow menuduh Kiev berencana menggunakan apa yang disebut "bom kotor" untuk menyebarkan radiasi, atau meledakkan bendungan untuk membanjiri kota-kota dan desa-desa di provinsi Kherson.

Kiev mengatakan, tuduhan akan menggunakan taktik seperti itu di wilayahnya sendiri adalah tidak masuk akal, tetapi Rusia mungkin merencanakan tindakan seperti itu sendiri untuk menyalahkan Ukraina.

Sungai Dnipro telah menjadi salah satu garis depan paling penting delapan bulan setelah invasi Rusia ke Ukraina. Saldo mengidentifikasi tujuh kota di tepi timur yang sekarang akan dievakuasi, terdiri dari pemukiman penduduk utama di sepanjang bentangan sungai itu.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved