Uni Eropa Pertimbangkan IRGC Iran sebagai Organisasi Teroris

Senin, 31 Oktober 2022 - 12:01 WIB
loading...
Uni Eropa Pertimbangkan...
Uni Eropa sedang mempertimbangkan untuk memasukkan IRGC Iran dalam daftar organisasi teroris. Foto/REUTERS
A A A
BERLIN - Uni Eropa sedang mempertimbangkan apakah akan mengklasifikasikan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran sebagai organisasi teroris.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock pada hari Minggu. Jerman merupakan anggota Uni Eropa.

“Saya menjelaskan minggu lalu bahwa kami akan meluncurkan paket sanksi lain, bahwa kami akan memeriksa bagaimana kami juga dapat memasukkan Garda Revolusi sebagai organisasi teroris,” kata Baerbock saat ditanya penyiar ARD tentang apa yang akan dilakukan Berlin dan Uni Eropa terhadap IRGC Iran, sebagaimana dilansir AFP, Senin (31/10/2022).

Republik Islam Iran telah diguncang oleh protes yang meluas sejak kematian Mahsa Amini (22), wanita Kurdi Iran yang tewas setelah ditangkap polisi moral di Teheran bulan lalu.

Baca juga: Komandan IRGC Iran Peringatkan Demonstran: Hari Ini, Hari Terakhir Kerusuhan!

Amini ditangkap atas tuduhan mengenakan jilbab secara tidak pantas.

Demonstrasi yang berujung rusuh itu kini memasuki minggu ketujuh.

Komentarnya muncul setelah komandan IRGC Iran Hossein Salamimengultimatum para pengunjuk rasa bahwa Sabtu pekan lalu akan menjadi hari terakhir mereka turun ke jalan.

“Jangan turun ke jalan! Hari ini adalah hari terakhir kerusuhan,” kata Salami pada Sabtu pekan lalu.

Peringatan Salami itu sebagai isyarat bahwa pasukan keamanan dapat mengintensifkan tindakan keras mereka terhadap kerusuhan yang meluas.

Alih-alih takut dengan peringatan Salami, para demonstran berunjuk rasa lagi pada hari Minggu.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) melaporkan korban tewas dalam demonstrasi berminggu-minggu di Iran telah mencapai 250 orang. Pemerintah setempat belum merilis jumlah kematian versi mereka.

Jerman pada pekan lalu mengatakan pihaknya memperketat pembatasan terhadap ke Iran di luar paket sanksi Uni Eropa yang sudah diumumkan.

Baebock mengatakan saat ini tidak ada negosiasi tentang perjanjian nuklir antara Iran dan Barat.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Nah, Pentagon Minta...
Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran
Rekomendasi
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved