Serangannya terhadap Kedubes Israel Digagalkan Mossad, Iran Frustrasi

Selasa, 07 Juli 2020 - 10:57 WIB
loading...
Serangannya terhadap...
Logo badan intelijen Israel, Mossad. Foto/Telegraph.co.uk
A A A
TEL AVIV - Agen mata-mata Mossad baru-baru ini menggagalkan serangan yang direncanakan atau pun percobaan serangan Iran terhadap Kedutaan Besar (Kedubes) Israel di Eropa dan di tempat lain.

Misi badan intelijen Zionis itu dilaporkan oleh Channel 12. Nama-nama negara di mana serangan digagalkan tetap dirahasiakan di bawah sensor. Namun, kerja sama dengan Mossad dengan pihak berwenang setempat berhasil menggagalkan serangan-serangan tersebut.

"Frustrasi tumbuh cepat di Iran," bunyi laporan Channel 12 yang dilansir Times of Israel, Selasa (7/7/2020).

Tidak ada informasi detail lain yang tersedia, dan tidak ada sumber yang disebutkan namanya. (Baca: NYT: Bom Kuat yang Ditanam Israel Biang Ledakan Situs Nuklir Iran )

Pada 2012, Iran dan sekutunya Hizbullah Lebanon berusaha melakukan sejumlah serangan terhadap misi diplomatik Israel di India, Georgia, Thailand, dan di tempat lain.

Laporan Channel 12 hari Senin juga mengatakan bahwa serangan terhadap fasilitas nuklir Natanz di Iran, yang dituduhkan ke Israel, telah berhasil mengembalikan program pengayaan uranium Teheran selama dua tahun. Laporan ini mengutip perkiraan intelijen Barat.

Sebuah laporan oleh Channel 13 pada hari Minggu mengklaim serangan itu hanya membuat mundur pekerjaan program nuklir Iran selama satu tahun.

Seorang pejabat intelijen Timur Tengah yang dikutip oleh The New York Times, mengatakan ledakan kebarakan yang merusak sebuah bangunan yang digunakan untuk memproduksi sentrifugal di Natanz dipicu oleh "bom yang kuat" yang ditanam Israel.

Seorang anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran juga mengatakan kepada surat kabar Amerika tersebut bahwa sebuah bahan peledak ledakan digunakan dalam insiden itu, tetapi tidak menyebutkan siapa yang bertanggung jawab.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengecilkan spekulasi dengan mengatakan bahwa tidak semua yang terjadi di Iran dapat disalahkan pada Israel.

Iran mengakui hari Minggu bahwa Natanz mengalami kerusakan siginifikan akibat kebakaran pada pekan lalu. Awalnya, Teheran meremehkan insiden itu dengan mengklaim tidak merusak fasilitas nuklir. Namun, gambar-gambar satelit menunjukkan kehancuran yang meluas di fasilitas yang sensitif itu. (Baca juga: Iran Bersiap Eksekusi Agen Mossad yang Terlibat Pembunuhan Soleimani )

"Kami pertama kali mengetahui bahwa, untungnya, tidak ada korban sebagai akibat dari insiden itu, tetapi kerusakan finansial yang ditimbulkan akibat insiden tersebut cukup besar," kata juru bicara badan atom Iran, Behrouz Kamalvandi.

Dia mengonfirmasi bahwa bangunan yang rusak adalah pusat perakitan sentrifugal dan bukan gudang industri seperti yang dia klaim sebelumnya.

"Mesin sentrifugal yang lebih maju dimaksudkan untuk dibangun di sana," katanya."Kerusakan mungkin menyebabkan keterlambatan dalam pengembangan dan produksi mesin sentrifugal canggih dalam jangka menengah."

Pihak berwenang Teheran telah menenetukan penyebab insiden, tetapi menahan informasi itu karena alasan keamanan nasional.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
Berita Terkini
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved