Pasukan Australia Dikirim ke Inggris untuk Latih Tentara Ukraina

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 04:30 WIB
loading...
Pasukan Australia Dikirim...
Pasukan Australia Dikirim ke Inggris untuk Latih Tentara Ukraina. FOTO/ABC
A A A
CANBERRA - Pasukan Australia akan dikerahkan ke Inggris untuk melatih pasukan Ukraina . Langkah ini untuk membantu memperkuat pertahanan negara Eropa timur melawan invasi brutal Vladimir Putin.

Sebuah kontingen berisi 70 personel Angkatan Pertahanan Australia (ADF) akan bergabung dengan upaya pelatihan multinasional yang dipimpin Inggris, yang dikenal sebagai Operasi INTEFLEX. Mereka akan bergabung tepat setelah Natal, tetapi tidak akan memasuki Ukraina.

Baca: Hampir Separuh Warga Australia Dukung Intervensi Militer Bela Taiwan

Komitmen tersebut merupakan bagian dari paket dukungan kedua yang diumumkan oleh pemerintah Australia, yang mencakup tambahan 30 kendaraan mobilitas yang dilindungi Bushmaster.

"Australia telah tegas dalam dukungan bipartisan untuk Ukraina dan kecamannya terhadap Presiden Putin," kata Perdana Menteri Anthony Albanese. "Kami akan terus membela kebebasan dan demokrasi," tambahnya, seperti dikutip dari ABC.

"Ini bukan hanya tentang kedaulatan Ukraina; orang-orang berani Ukraina membela hukum, aturan, dan norma internasional," lanjut Albanese.

Menurutnya, pemerintah Australia tidak akan menentukan tanggal pasti untuk penempatan ADF dengan alasan "keamanan operasional", tetapi mengharapkan personel tersebut tiba di Inggris sekitar bulan Januari.

Baca: Mantan Pilot Militer AS yang Kerja di China Ditangkap di Australia

"Tentara kami akan menjadi bagian dari program pelatihan besar di Inggris untuk membantu mempersiapkan pasangan Ukraina mereka untuk perjuangan mereka melawan agresi Rusia yang tidak beralasan dan melanggar hukum," kata Menteri Pertahanan Richard Marles.

"Sejak kedatangan mereka, Bushmaster telah digunakan secara luas oleh Angkatan Bersenjata Ukraina dengan lebih banyak diminta oleh Presiden Ukraina, Menteri Pertahanan, dan Duta Besar," tambah Marles.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba kemudian berterima kasih kepada Australia atas dukungannya dalam sebuah tweet.

Anggaran federal minggu ini mengalokasikan lebih dari USD200 juta untuk bantuan tambahan bagi Ukraina, termasuk USD185,6 juta bantuan Pertahanan yang dikirimkan dari dalam sumber daya yang ada.
Total dukungan keuangan Australia untuk Ukraina sekarang mencapai USD655 juta, termasuk USD475 juta untuk bantuan militer bagi negara yang dilanda perang itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Heboh Bendera Saudi...
Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved