Peringatan 40 Hari Mahsa Amini, Bentrokan Pecah di Seluruh Iran
Kamis, 27 Oktober 2022 - 01:08 WIB
loading...
A
A
A
Unit serupa menembaki sekelompok dokter yang memprotes di Teheran pada hari sebelumnya memaksa kerumunan untuk bubar, menurut orang yang mengambil video. Tidak jelas apa yang ditembakkan dalam video tersebut.
Protes juga terjadi di universitas-universitas di seluruh negeri termasuk Universitas Ferdowsi di Mashhad; Universitas Azad di Karaj; Cabang Sains dan Penelitian Universitas Islam Azad Teheran; dan Universitas Azad – Kerman.
Kantor berita Iran, IRNA melaporkan, Universitas Teknologi Sharif di Teheran telah mengumumkan bahwa kelas siswa baru akan terus diadakan secara virtual sampai pemberitahuan lebih lanjut karena beberapa masalah dan kondisi yang tidak kondusif.
Saat aksi protes berkecamuk, para pemimpin internasional telah mengutuk penindasan pengunjuk rasa damai oleh pasukan Iran. Amerika Serikat (AS) memberlakukan banyak sanksi baru terhadap pejabat Iran yang terlibat dalam tindakan keras yang sedang berlangsung pada hari Rabu.
Departemen Keuangan AS dalam pernyataannya mengatakan mereka yang menjadi sasaran sanksi termasuk komandan organisasi intelijen dan wakil komandan operasi IRGC, serta dua pejabat di provinsi Sistan dan Baluchistan, tempat beberapa kekerasan terburuk dalam putaran terakhir protes.
Pakar PBB menyerukan penyelidikan internasional independen terhadap tindakan keras itu.
Para ahli mencatat dalam pernyataan hari Rabu bahwa sejumlah pengunjuk rasa yang mengkhawatirkan telah ditahan dan dibunuh, banyak di antaranya adalah anak-anak, wanita dan orang tua, ketika mereka meminta pemerintah untuk memberi tahu polisi untuk menghentikan penggunaan kekuatan berlebihan dan mematikan.
Baca: Puluhan Ribu Demonstran Beraksi di Berlin, Dukung Protes Anti Pemerintah Iran
Protes juga terjadi di universitas-universitas di seluruh negeri termasuk Universitas Ferdowsi di Mashhad; Universitas Azad di Karaj; Cabang Sains dan Penelitian Universitas Islam Azad Teheran; dan Universitas Azad – Kerman.
Kantor berita Iran, IRNA melaporkan, Universitas Teknologi Sharif di Teheran telah mengumumkan bahwa kelas siswa baru akan terus diadakan secara virtual sampai pemberitahuan lebih lanjut karena beberapa masalah dan kondisi yang tidak kondusif.
Saat aksi protes berkecamuk, para pemimpin internasional telah mengutuk penindasan pengunjuk rasa damai oleh pasukan Iran. Amerika Serikat (AS) memberlakukan banyak sanksi baru terhadap pejabat Iran yang terlibat dalam tindakan keras yang sedang berlangsung pada hari Rabu.
Departemen Keuangan AS dalam pernyataannya mengatakan mereka yang menjadi sasaran sanksi termasuk komandan organisasi intelijen dan wakil komandan operasi IRGC, serta dua pejabat di provinsi Sistan dan Baluchistan, tempat beberapa kekerasan terburuk dalam putaran terakhir protes.
Pakar PBB menyerukan penyelidikan internasional independen terhadap tindakan keras itu.
Para ahli mencatat dalam pernyataan hari Rabu bahwa sejumlah pengunjuk rasa yang mengkhawatirkan telah ditahan dan dibunuh, banyak di antaranya adalah anak-anak, wanita dan orang tua, ketika mereka meminta pemerintah untuk memberi tahu polisi untuk menghentikan penggunaan kekuatan berlebihan dan mematikan.
Baca: Puluhan Ribu Demonstran Beraksi di Berlin, Dukung Protes Anti Pemerintah Iran
(ian)
Lihat Juga :