Putin Tampak 'Gelisah' Saat Mengawasi Latihan Nuklir Rusia

Rabu, 26 Oktober 2022 - 23:57 WIB
loading...
Putin Tampak Gelisah...
Presiden Vladimir Putin tampak gelisah saat mengawasi latihan nuklir Rusia. Foto/Metro.co.uk
A A A
LONDON - Presiden Rusia Vladimir Putin mengawasi langsung serangkaian latihan nuklir yang melibatkan rudal, kapal selam dan pesawat pembom. Namun, Putin tampak "gelisah" sehingga menyebabkan spekulasi lebih lanjut seputar keadaan kesehatannya.

Menurut media pemerintah, militer Rusia sedang berlatih memberikan serangan nuklir besar-besaran oleh pasukan ofensif strategis sebagai tanggapan terhadap serangan nuklir musuh.

Dalam sebuah klip pendek yang disiarkan di saluran berita Rusia, Putin terlihat berbicara dengan kepala keamanan dan menyaksikan latihan berlangsung.

Banyak yang mencatat bahwa dia berjuang untuk tetap diam, menggeser kertas dan berulang kali mengambil penanya hanya untuk meletakkannya kembali.

Baca: Presiden Putin Pantau Latihan Pasukan Nuklir Rusia

"Sepertinya dia tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan pena dan kertas, menata ulang, mengambil pena yang berbeda," tulis seorang pengguna Twitter seperti dikutip dari Metro.co.uk, Rabu (26/10/2022).

Perilaku serupa telah ditunjukkan oleh pemimpin Kremlin itu dalam penampilan publik baru-baru ini.

Pada bulan September, dia sepertinya tidak bisa menghentikan kakinya yang berkedut saat berbicara.

Presiden Rusia berbicara di sebuah konferensi untuk ahli ekologi muda sambil mengetuk sandaran tangan kursinya yang juga tampaknya dia pegang untuk mendapat dukungan, lapor MailOnline.

Penampilan surealis itu memicu desas-desus bahwa Putin mungkin sakit parah, dengan laporan mengklaim dia menderita penyakit mulai dari kanker hingga Parkinson. Sementara yang lain menganggap wajahnya yang membengkak karena penggunaan steroid.

Baca: Vladimir Putin Diyakini Tak Akan Bisa Lakukan Serangan Nuklir, Ini Alasannya

Dia sebelumnya tampak 'tidak stabil di kakinya' dan 'tangannya gemetar' telah dicatat sejak perang di Ukraina dimulai.

Gelombang serangan baru oleh Rusia telah menimbulkan kekhawatiran bahwa, menghadapi kemunduran di medan perang, Kremlin dapat beralih ke tindakan yang lebih ekstrem untuk meningkatkan perang.

Selama pertemuan hari ini, Putin mengulangi tuduhan Rusia tentang potensi penggunaan 'bom kotor' oleh Ukraina.

Dia mengatakan bahwa risiko konflik di dunia dan kawasan tinggi, serta keamanan harus ditingkatkan di sekitar lokasi infrastruktur utama.

Tuduhan Rusia tentang Ukraina yang merencanakan serangan semacam itu telah dibantah oleh para pemimpin dunia.

Baca: Putin Dituding Gunakan Tubuh Ganda Saat Jadi Sniper, Kremlin Beri Jawaban Menohok

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved